• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

MPLS Ramah 2026 Resmi Dimulai, Pemerintah Luncurkan Gernas Rana untuk Cegah Bullying

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 14, 2026
in NASIONAL, NEWS, PENDIDIKAN
Reading Time: 2min read
MPLS Ramah 2026 Resmi Dimulai, Pemerintah Luncurkan Gernas Rana untuk Cegah Bullying
199
SHARES
2.2k
VIEWS

JAKARTA – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 resmi dimulai bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 pada Senin, 13 Juli. Momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat perlindungan anak melalui peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas Rana), sebuah program lintas kementerian yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan maupun berbagai bentuk kekerasan.

Melalui Gernas Rana, pemerintah ingin memastikan setiap anak dapat mengikuti proses pendidikan tanpa rasa takut. Program ini tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan keluarga, masyarakat, hingga ruang digital sebagai bagian dari ekosistem perlindungan anak.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa setiap peserta didik memiliki hak untuk memperoleh rasa aman selama berada di lingkungan pendidikan. Ia mengajak siswa agar tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan.

BACA JUGA :  Jangan Lupa Pakai Masker, Udara Jakarta Naik ke Level Terburuk Keempat di Dunia

“Kalian semua berhak berada di lingkungan yang aman dan nyaman. Kalau melihat atau mengalami kekerasan, jangan ragu melapor kepada guru maupun orang tua. Kita harus bersama-sama menjaga agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar,” kata Pratikno dikutip Selasa, 14 Juli.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan MPLS Ramah 2026 menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari kekerasan dan perundungan. Menurutnya, kebijakan tersebut diperkuat melalui Peraturan Mendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang mulai diterapkan pada awal tahun ajaran baru.

“Melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak, kami tidak hanya ingin menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di sekolah, tetapi juga menjangkau lingkungan keluarga, masyarakat, hingga ruang digital,” ujar Abdul Mu’ti.

BACA JUGA :  7 Fraksi Sepakat Bawa RUU Kesehatan ke Paripurna, Hanya Demokrat dan PKS yang Menolak

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menjelaskan terdapat tiga kebijakan utama yang mulai diterapkan di seluruh satuan pendidikan, yakni penyelenggaraan MPLS Ramah 2026, penguatan budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Menurut Gogot, ketiga kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sekaligus menekan potensi terjadinya perundungan maupun berbagai bentuk kekerasan terhadap peserta didik.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengajak seluruh warga sekolah untuk membangun budaya saling menghormati dan saling melindungi agar praktik bullying tidak lagi terjadi.

“Bunda berharap mulai saat ini kita saling menjaga teman, saling menghormati, dan tidak ada lagi bullying di mana pun anak-anakku berada. Mari kita jaga bersama-sama!” ujar Arifah.

BACA JUGA :  IMO-Indonesia Kolaborasi FTBM Bangun Literasi Nusa Tenggara Timur

Implementasi MPLS Ramah 2026 telah dimulai di berbagai daerah. Salah satunya dirasakan Putri, siswi baru SMAN 4 Pekanbaru, yang mengaku merasakan suasana pengenalan sekolah yang hangat, ramah, dan edukatif sejak hari pertama. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi gambaran awal terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik di Indonesia.

Tags: aturan MPLS terbaruMPLS 2026
Previous Post

Studi Terbaru: Obat Obesitas Tak Cukup Dinilai dari Turunnya Berat Badan

Next Post

JPO Kapten Tendean Ditabrak Truk Crane, BPBD Ungkap Penyebab Kecelakaan

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.3k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
JPO Kapten Tendean Ditabrak Truk Crane, BPBD Ungkap Penyebab Kecelakaan

JPO Kapten Tendean Ditabrak Truk Crane, BPBD Ungkap Penyebab Kecelakaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com