• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA

Kebakaran TPA Jatiwaringin Berisiko Picu ISPA dan Asma, Dokter Paru Ungkap Dampaknya

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juli 8, 2026
in NEWS, TANGERANG RAYA
Reading Time: 2min read
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berisiko Picu ISPA dan Asma, Dokter Paru Ungkap Dampaknya

Posko kesehatan beroperasi selama 24 jam dilokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Foto: Kemenkes

256
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGERANG – Asap akibat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi ringan hingga penyakit pernapasan yang serius.

Dokter spesialis paru sekaligus Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Tjandra Yoga Aditama, mengatakan terdapat sejumlah kajian ilmiah yang menunjukkan kebakaran sampah berskala luas dapat menghasilkan berbagai zat berbahaya yang mencemari udara.

Menurutnya, kebakaran sampah melepaskan sedikitnya delapan jenis gas, yakni amonia (NH3), karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), hidrogen sulfida (H2S), metana (CH4), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), serta berbagai senyawa lain yang dapat membahayakan kesehatan.

Selain gas beracun, kebakaran juga menghasilkan partikel halus atau Particulate Matter (PM), termasuk PM2,5 yang mampu menembus hingga ke alveolus atau kantung udara di paru-paru. Kebakaran biomassa sampah juga berpotensi melepaskan volatile organic compounds (VOC) dan senyawa kimia aromatik polisiklik yang berbahaya bagi tubuh.

BACA JUGA :  Tak Harus Daging, 10 Makanan Ini Ternyata Kaya Protein Nabati

“Dampak kesehatan yang ditimbulkan dapat bervariasi, mulai dari sakit kepala, iritasi mata, gangguan kulit, gangguan saluran cerna, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan serangan asma,” kata Tjandra, Selasa (7/7/2026).

Ia menambahkan, kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit paru kronis memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran.

Proses Pemadaman Capai 45 Persen

Sementara itu, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyampaikan proses pemadaman kebakaran terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga saat ini, sekitar 45 persen area yang terbakar berhasil dipadamkan dari total lahan terdampak seluas sekitar 15 hektare.

BACA JUGA :  Tinawati Andra Soni Salurkan Bantuan Alat Dapur bagi 33 Keluarga Korban Bencana di Anyer

Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat penanganan kebakaran. Mereka didukung berbagai peralatan berat dan armada pemadam, meliputi:

  • 19 unit mobil pemadam kebakaran
  • 4 unit mobil tangki air
  • 8 unit ekskavator
  • 8 unit bulldozer
  • 4 helikopter water bombing
  • 2 drone pemantau

Berdasarkan pantauan di lokasi, kepulan asap putih masih terlihat membumbung dari sejumlah titik di area TPA. Beberapa titik api kecil juga masih muncul di antara tumpukan sampah yang telah menghitam.

Petugas pemadam terus melakukan penyemprotan menggunakan selang bertekanan tinggi, sementara alat berat mengurai tumpukan sampah untuk mempercepat proses pendinginan dan memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Di sisi lain, helikopter water bombing terus melakukan penyiraman dari udara pada area yang masih terdeteksi memiliki titik api. Untuk mempermudah koordinasi, lokasi pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yakni sektor utara, tengah, dan selatan.

BACA JUGA :  BNPB Klaim Kerahkan 3.175 Tenaga Medis untuk Tangani Korban Gempa Cianjur 

Pemerintah mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat asap masih pekat, menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi pada mata dan saluran pernapasan.

Tags: asmabnpbDampak Asap KebakaranDokter ParuISPAKebakaran Sampahkebakaran TPA JatiwaringinKesehatan LingkunganPDPITPA Jatiwaringin Tangerang
Previous Post

Berantas Judi Online, OJK Instruksikan Pemblokiran Lebih dari 36 Ribu Rekening

Next Post

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Baru, Uji Pasal 32 UU ITE

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Baru, Uji Pasal 32 UU ITE

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Baru, Uji Pasal 32 UU ITE

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com