• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Strategi Unggul: Pelatihan Strategi Pemasaran dan Pengembangan Usaha bagi Peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juli 3, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 7min read
Strategi Unggul: Pelatihan Strategi Pemasaran dan Pengembangan Usaha bagi Peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center
215
SHARES
2.2k
VIEWS

PROGRAM Pendidikan Kesetaraan Paket C memiliki peran penting dalam membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan ekonomi serta dunia kerja yang semakin kompetitif.

Namun, masih banyak peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center yang memiliki keterbatasan dalam memahami strategi pemasaran dan pengembangan usaha sebagai dasar untuk membangun dan mengembangkan kegiatan kewirausahaan secara optimal.

Kurangnya pemahaman mengenai pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, serta cara menyusun strategi promosi yang efektif menjadi hambatan utama bagi peserta dalam mengembangkan potensi usaha yang dimiliki di era persaingan yang semakin ketat.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center dalam menyusun dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, studi kasus, serta praktik langsung.

Materi yang diberikan mencakup konsep dasar strategi pemasaran, segmentasi dan penentuan target pasar, pemasaran digital melalui media sosial, penyusunan rencana usaha sederhana, pengelolaan keuangan dasar, pencatatan transaksi keuangan, serta penyusunan laporan keuangan sederhana sebagai alat evaluasi perkembangan usaha.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya strategi pemasaran dalam mengembangkan usaha, kemampuan mengidentifikasi target pasar dan menyusun strategi promosi yang sesuai, serta keterampilan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital yang efektif.

Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mencatat transaksi keuangan dan menyusun laporan keuangan sederhana. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memiliki motivasi yang lebih kuat untuk memulai maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Dengan demikian, program “Strategi Unggul” dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan kesiapan ekonomi peserta Paket C melalui edukasi strategi pemasaran yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

PENDAHULUAN

Perkembangan dunia usaha pada era globalisasi dan digitalisasi saat ini menuntut para pelaku usaha untuk memiliki kemampuan pemasaran yang adaptif, kreatif, dan inovatif. Strategi pemasaran tidak lagi terbatas pada kegiatan penjualan produk semata, melainkan juga mencakup pemahaman terhadap kebutuhan konsumen, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan membangun merek yang kuat di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dalam konteks ini, pemasaran digital menjadi salah satu pendekatan yang semakin penting karena dapat membantu usaha menjangkau pasar yang lebih luas melalui media sosial, konten digital, dan promosi berbasis teknologi.

Peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki potensi besar untuk berkembang, baik dalam dunia kerja maupun kewirausahaan. Namun, sebagian besar peserta masih menghadapi keterbatasan dalam hal pengetahuan mengenai strategi pemasaran dan pengelolaan usaha.

BACA JUGA :  Pengaruh Influencer terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Digital

Kurangnya pemahaman terhadap pemasaran modern, termasuk penggunaan media sosial, pemasaran digital, dan strategi promosi yang efektif, menjadi salah satu hambatan dalam mengembangkan usaha secara optimal.

PKBM Kampoeng Ilmu Center sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran penting tidak hanya dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kondisi ini mendorong tim pengabdi untuk merancang program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan kemandirian peserta dalam bidang kewirausahaan dan pemasaran.

RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan analisis situasi permasalahan di atas, rumusan masalah dalam kegiatan PKM ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana kebutuhan peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center terhadap pelatihan strategi pemasaran dan pengembangan usaha di era digital?
  2. Bagaimana pelaksanaan pelatihan “Strategi Unggul” dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta Paket C dalam mengelola serta memasarkan usaha?
  3. Bagaimana dampak pelatihan strategi pemasaran dan pengembangan usaha terhadap kemampuan peserta Paket C dalam mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan?

TUJUAN KEGIATAN

Adapun tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan PKM ini adalah:

    1. Untuk mengetahui kebutuhan peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center terhadap pelatihan strategi pemasaran dan pengembangan usaha di era digital.
    2. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta Paket C dalam memahami serta menerapkan strategi pemasaran yang efektif dalam mengelola usaha.

Untuk mendorong peserta Paket C agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri, kreatif, inovatif, dan berkelanjutan melalui penerapan strategi pemasaran yang tepat

TINJAUAN PUSTAKA

Strategi Pemasaran di Era Digital

Strategi pemasaran merupakan upaya untuk mencapai tujuan pemasaran melalui segmentasi pasar, penentuan target, positioning, dan bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, distribusi, serta promosi (Kotler & Keller, 2016). Di era digital, pemasaran berkembang melalui pemanfaatan media sosial, website, dan platform e-commerce yang memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar lebih luas dengan biaya yang lebih efisien. Oleh karena itu, kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi keterampilan penting, terutama bagi pelaku usaha kecil dan peserta Paket C yang ingin mengembangkan usahanya.

Pemasaran Digital bagi Pelaku Usaha Kecil

Pemasaran digital memanfaatkan media dan teknologi digital untuk mempromosikan produk atau jasa. Menurut Wibowo dan Hidayat (2024), pelatihan pemasaran digital mampu meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp Business menjadi sarana promosi yang efektif dan terjangkau. Selain itu, pemanfaatan marketplace dan platform e-commerce dapat membantu peserta membangun identitas usaha dan meningkatkan daya saing.

Pemberdayaan Peserta Didik Nonformal Melalui Edukasi Kewirausahaan

Edukasi kewirausahaan berperan penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi peserta didik nonformal. Menurut Yuliana dan Firmansyah (2023), pelatihan kewirausahaan mampu meningkatkan kemampuan mengelola usaha, menyusun rencana bisnis, dan menghadapi persaingan. Melalui pelatihan yang aplikatif, peserta memperoleh keterampilan dalam mengenali peluang usaha, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, dan membangun jaringan usaha sehingga mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

BACA JUGA :  Penerapan Digitalisasi dalam Manajemen Keuangan Maulidya Collection

Efektivitas Pelatihan Strategi Pemasaran

Pelatihan strategi pemasaran yang menggunakan metode interaktif dan praktik langsung terbukti efektif meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan strategi pemasaran (Sari & Pratama, 2023). Efektivitas pelatihan juga dipengaruhi oleh kesesuaian materi dengan kebutuhan peserta. Oleh karena itu, materi pelatihan disusun berdasarkan hasil observasi sehingga dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan usaha dan mendukung kemandirian ekonomi peserta.

METODE PELAKSANAAN

Identifikasi Masalah dan Analisis Kebutuhan

Berdasarkan hasil observasi awal di PKBM Kampoeng Ilmu Center, peserta Paket C memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang dalam dunia kerja maupun kewirausahaan. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya didukung oleh pemahaman yang memadai mengenai strategi pemasaran dan pengembangan usaha. Berdasarkan analisis kebutuhan, peserta membutuhkan program pelatihan yang sederhana, aplikatif, dan mudah dipahami, serta pendampingan yang terarah mulai dari pemahaman dasar pemasaran hingga simulasi promosi sederhana.

Tahap Persiapan

Langkah persiapan meliputi pembuatan dan pengajuan surat perizinan kepada pihak PKBM, wawancara dengan pengelola, observasi kegiatan peserta, serta penyusunan materi pelatihan yang mencakup dasar pemasaran, strategi pemasaran digital, dan pengembangan usaha.

Tahap Pelaksanaan Program

Pelaksanaan program dilakukan melalui sub-kegiatan interaktif yang meliputi:

  1. Sosialisasi program: menjelaskan tujuan dan manfaat kegiatan kepada pengurus dan peserta.
  2. Kelas pengenalan strategi pemasaran: memberikan pembelajaran mengenai konsep dasar pemasaran dan strategi promosi.
  3. Pelatihan pemasaran digital dasar: mengenalkan pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business untuk kegiatan usaha.
  4. Edukasi pengembangan usaha: membekali peserta dengan keterampilan menyusun rencana usaha sederhana.
  5. Simulasi strategi pemasaran: praktik langsung pembuatan konten promosi dan penyusunan strategi pemasaran.

Tahap Evaluasi dan Keberlanjutan

Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas program melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, penilaian keterampilan pada simulasi pemasaran, wawancara dan angket kepuasan, serta penyusunan laporan akhir dan rekomendasi keberlanjutan program.

Hasil

Berdasarkan observasi awal, peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center masih memiliki keterbatasan dalam memahami strategi pemasaran, penentuan target pasar, pemanfaatan media sosial, serta pencatatan keuangan usaha. Setelah pelaksanaan PKM, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dalam menyusun strategi promosi, memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran, serta melakukan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pembahasan

Pelatihan strategi pemasaran dan pengembangan usaha berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta dalam berwirausaha. Peserta memahami pentingnya pengelolaan keuangan, seperti memisahkan keuangan pribadi dan usaha, melakukan pencatatan transaksi, serta menyusun laporan laba rugi sederhana. Selain itu, pelatihan pemasaran digital melalui praktik pembuatan konten promosi dan pemanfaatan media sosial meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam memasarkan produk. Metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik terbukti efektif dalam membantu peserta menerapkan materi pada usaha yang dijalankan.

BACA JUGA :  Mewujudkan UMKM Tangguh Melalui Perencanaan dan Pengendalian Anggaran yang Efektif

KESIMPULAN

  1. Kegiatan PKM berjalan dengan baik dan berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya strategi pemasaran dalam mengembangkan usaha di era digital melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan praktik. 
  2. Peserta memperoleh pengetahuan tentang konsep dasar pemasaran, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pencatatan keuangan sederhana, serta strategi pengembangan usaha yang inovatif. 
  3. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis peserta dalam menyusun strategi promosi, melakukan pencatatan keuangan, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang mandiri dan kreatif.

SARAN

  1. Bagi PKBM Kampoeng Ilmu Center: Menjadikan pelatihan kewirausahaan dan pemasaran sebagai program rutin serta mendorong peserta menerapkan strategi pemasaran digital dalam usaha mereka. 
  2. Bagi pengelola pelatihan: Menyelenggarakan pelatihan secara berkelanjutan dengan materi yang mengikuti perkembangan teknologi dan tren pemasaran digital. 
  3. Bagi mahasiswa dan perguruan tinggi: Terus melaksanakan kegiatan PKM yang disertai pendampingan agar memberikan dampak yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat. 
  4. Bagi peserta Paket C: Menerapkan ilmu yang diperoleh dalam usaha nyata, memanfaatkan media digital untuk promosi, serta membangun jaringan dengan sesama pelaku usaha. 

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025. BPS.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek. (2024). Pendidikan kesetaraan dan pemberdayaan masyarakat. Kemendikbudristek.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.

Rangkuti, F. (2019). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus integrated marketing communication. Gramedia Pustaka Utama.

Sari, M., & Pratama, A. (2023). Pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing usaha kecil. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 101-110.

Sudaryono. (2016). Manajemen pemasaran: Teori dan implementasi. Andi.

Suryana. (2014). Kewirausahaan: Kiat dan proses menuju sukses. Salemba Empat.

Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, kendala, dan tantangan. Prenada Media.

Wibowo, A., & Hidayat, R. (2024). Peningkatan keterampilan pemasaran digital melalui pelatihan media sosial bagi pelaku usaha mikro. Jurnal Abdimas, 5(1), 55-63.

Yuliana, D., & Firmansyah, R. (2023). Pengembangan usaha melalui edukasi kewirausahaan bagi peserta pendidikan nonformal. Jurnal Pendidikan Nonformal, 4(1), 22-31.

 

Penulis:

Yemima Anindia
Yayah Canda Hia
Muhammad Iqbal

Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Dosen Pembimbing Yusran Daeng Matta, S.SI., M.M.

Tags: KewirausahaanPemasaran digitalPengabdian Kepada MasyarakatPengembangan UsahaPKBMStrategi pemasaran
Previous Post

Film Michael Jackson Jadi Biopik Terlaris Sepanjang Sejarah Meski Dihujani Kritik

Next Post

Registrasi Nomor Seluler Kini Wajib Biometrik, Komdigi Tutup Akses Validasi NIK dan KK

Related Posts

Public Speaking Kunci Meningkatkan Kepercayaan dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking Kunci Meningkatkan Kepercayaan dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 22, 2026
2.3k
SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.5k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.5k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Registrasi Nomor Seluler Kini Wajib Biometrik, Komdigi Tutup Akses Validasi NIK dan KK

Registrasi Nomor Seluler Kini Wajib Biometrik, Komdigi Tutup Akses Validasi NIK dan KK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com