TANGERANG SELATAN – Film biografi Michael Jackson berhasil mencetak sejarah sebagai biopik terlaris sepanjang masa. Meski menuai kritik karena dinilai terlalu “bersih” dalam menggambarkan kehidupan sang Raja Pop, film berjudul Michael tetap mendominasi box office global.
Dilaporkan Anadolu Agency pada Kamis, 2 Juli, Michael membukukan pendapatan sebesar 977 juta dolar AS di seluruh dunia. Capaian tersebut melampaui Oppenheimer karya Christopher Nolan yang sebelumnya meraih sekitar 976 juta dolar AS setelah dirilis pada 2023.
Dengan raihan tersebut, Michael resmi menjadi film biografi dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah perfilman dunia.
Sebelumnya, film garapan sutradara Antoine Fuqua itu juga berhasil menggeser Bohemian Rhapsody sebagai biopik musikal terlaris. Saat dirilis pada April lalu, Michael langsung meraup 217 juta dolar AS hanya pada pekan pertama penayangannya.
Film ini mengisahkan perjalanan hidup Michael Jackson sejak masih bergabung dengan Jackson 5 hingga menjelma menjadi ikon musik dunia yang dikenal sebagai “King of Pop”.
Peran Michael Jackson dimainkan oleh keponakannya sendiri, Jaafar Jackson. Film tersebut juga dibintangi Colman Domingo dan Nia Long yang memerankan kedua orang tua sang penyanyi.
Tak hanya memecahkan rekor sebagai biopik terlaris, Michael juga menjadi film dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah studio Lionsgate, melampaui The Hunger Games: Catching Fire.
Meski sukses secara komersial, film ini memicu perdebatan di kalangan kritikus. Banyak yang memuji penampilan Jaafar Jackson, termasuk kemampuan meniru gaya panggung, koreografi, hingga penampilan konser Michael Jackson. Penggunaan rekaman vokal asli sang legenda musik juga dinilai menambah kekuatan film tersebut.
Namun, sebagian pengulas menilai film ini terlalu memoles citra Michael Jackson karena tidak membahas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak yang sempat membayangi akhir perjalanan kariernya.
Sejumlah laporan media menyebut adegan yang berkaitan dengan tuduhan tersebut dihapus selama proses produksi karena persoalan hukum yang berkaitan dengan perjanjian kerahasiaan lama.
Di sisi lain, respons penonton justru jauh lebih positif dibandingkan ulasan para kritikus. Film Michael memperoleh skor penonton yang lebih tinggi di berbagai platform agregator ulasan.
Film ini diproduksi dengan dukungan dana dari pengelola warisan Michael Jackson yang juga memberikan izin penggunaan rekaman vokal asli sang penyanyi, sehingga menghadirkan pengalaman yang lebih autentik bagi para penggemarnya.







