JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengingatkan panitia penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal agar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak mencemari sungai di sekitar kawasan masjid saat pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.
Nasaruddin menegaskan proses penyembelihan hewan kurban harus dilakukan secara cermat dan profesional agar limbah penyembelihan tidak mengalir ke lingkungan sekitar.
“Memang kita ada sungai yang mengelilingi Istiqlal, tetapi saya tidak ingin mendengarkan ada setetes darah hewan kurban yang mengalir atau bocor ke sungai,” kata Nasaruddin di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (28/5/2026) dilansir dari Beritasatu.com.
Menurut Nasaruddin, selama ini pihak Masjid Istiqlal selalu memberikan perhatian besar terhadap isu lingkungan hidup. Karena itu, ia meminta seluruh panitia dan petugas bekerja lebih teliti selama proses penyembelihan berlangsung.
“Jangan sampai nanti kita mendapatkan catatan Istiqlal malah justru mencemari sungai. Panitia dan penyelenggara saya mohon betul jangan ada pencemaran dan pengotoran lingkungan di kawasan ini,” ujarnya.
Ia juga berharap area sekitar masjid, termasuk taman dan fasilitas umum lainnya, tetap bersih setelah proses penyembelihan selesai dilakukan.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin menyampaikan tahun ini Masjid Istiqlal akan menyembelih 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing di rumah potong hewan (RPH) yang berada di kompleks masjid.
Daging kurban nantinya akan disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai organisasi dan lembaga yang telah diverifikasi oleh panitia.
“Akan didistribusikan kepada masyarakat luas melalui organisasi dan lembaga. Mereka nanti yang akan mendistribusikan sesuai dengan peruntukannya,” kata Nasaruddin.
Ia menambahkan, selama lima tahun terakhir Masjid Istiqlal tidak mengalami persoalan berarti dalam proses pengumpulan maupun distribusi daging kurban. Karena itu, pihaknya berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini juga berjalan lancar dan tertib.







