• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 3 Mei, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Di Balik Naik Turunnya Harga: Analisis Permintaan, Penawaran, dan Elastisitas

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Mei 1, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Di Balik Naik Turunnya Harga: Analisis Permintaan, Penawaran, dan Elastisitas
223
SHARES
2.1k
VIEWS

PERUBAHAN harga barang dan jasa merupakan fenomena yang sering terjadi dalam kehidupan ekonomi sehari-hari. Naik turunnya harga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang tidak terlepas dari interaksi antara permintaan dan penawaran di pasar. Permintaan menunjukkan keinginan dan kemampuan konsumen untuk membeli, sedangkan penawaran mencerminkan kesediaan produsen untuk menjual pada tingkat harga tertentu.

Interaksi kedua faktor tersebut akan membentuk harga keseimbangan, meskipun dalam praktiknya dipengaruhi oleh faktor lain seperti pendapatan, selera, dan biaya produksi. Selain itu, elastisitas berperan penting untuk mengukur tingkat respons permintaan dan penawaran terhadap perubahan harga.

Melalui pemahaman konsep-konsep tersebut, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab fluktuasi harga serta dampaknya dalam aktivitas ekonomi.

Pengertian permintaan, penawaran, dan elastisitas 

  1. Permintaan (Demand)

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode waktu tertentu, dengan asumsi faktor-faktor lain dianggap tetap (ceteris paribus). Secara teoritis, permintaan mencerminkan hubungan terbalik antara harga dan jumlah barang yang diminta, di mana kenaikan harga cenderung menurunkan jumlah permintaan, dan sebaliknya.

  1. Penawaran (Supply)

Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dan mampu ditawarkan oleh produsen kepada pasar pada berbagai tingkat harga dalam periode waktu tertentu. Dalam teori ekonomi, penawaran menunjukkan hubungan positif antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan, di mana kenaikan harga akan mendorong produsen untuk meningkatkan jumlah penawaran, dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus).

  1. Elastisitas (Elasticity)
BACA JUGA :  Akuntansi Pertanggungjawaban: Peranannya dalam Meningkatkan Efisiensi Organisasi

Elastisitas adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat responsivitas atau kepekaan jumlah permintaan maupun penawaran terhadap perubahan faktor-faktor yang memengaruhinya, terutama harga. Elastisitas dapat dibedakan menjadi elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran, yang masing-masing menunjukkan sejauh mana perubahan harga akan memengaruhi perubahan jumlah yang diminta atau ditawarkan. Secara matematis, elastisitas umumnya dinyatakan sebagai perbandingan persentase perubahan jumlah terhadap persentase perubahan harga atau variabel lainnya.

Faktor Penyebab Fluktuasi Harga dalam Perspektif Permintaan, Penawaran, dan Elastisitas

Naik turunnya harga di pasar pada dasarnya merupakan cerminan dari interaksi dinamis antara permintaan dan penawaran. Namun, di balik perubahan tersebut terdapat faktor yang lebih dalam, yaitu bagaimana kekuatan permintaan dan penawaran saling merespons perubahan, yang dapat dijelaskan melalui konsep elastisitas. Dengan kata lain, fluktuasi harga tidak hanya dipengaruhi oleh perubahan jumlah permintaan dan penawaran, tetapi juga oleh seberapa sensitif kedua faktor tersebut terhadap perubahan harga dan kondisi ekonomi lainnya.

BACA JUGA :  Perkembangan Teknologi Melalui Kegiatan PKM Unpam di Panti Asuhan YPMS

Dari sisi permintaan, kenaikan atau penurunan harga sering dipicu oleh perubahan faktor-faktor seperti pendapatan, selera, jumlah penduduk, serta ekspektasi konsumen. Ketika permintaan meningkat,misalnya akibat kenaikan pendapatan atau tren tertentu kurva permintaan akan bergeser ke kanan, yang menyebabkan harga naik. Sebaliknya, penurunan permintaan akan menekan harga. Namun, dampak perubahan ini sangat bergantung pada elastisitas permintaan. Jika permintaan bersifat elastis, maka perubahan harga kecil dapat menyebabkan perubahan jumlah permintaan yang besar. Sebaliknya, jika permintaan inelastis, harga dapat naik cukup tinggi tanpa diikuti penurunan permintaan yang signifikan, seperti pada kebutuhan pokok.

Dari sisi penawaran, fluktuasi harga dipengaruhi oleh biaya produksi, teknologi, serta kebijakan pemerintah. Kenaikan biaya produksi, seperti harga bahan baku atau upah tenaga kerja, akan mengurangi jumlah barang yang ditawarkan sehingga harga cenderung naik. Sebaliknya, kemajuan teknologi dapat meningkatkan efisiensi produksi dan menambah penawaran, yang berpotensi menurunkan harga. Dalam hal ini, elastisitas penawaran juga berperan penting. Jika penawaran elastis, produsen dapat dengan cepat menyesuaikan jumlah produksi ketika harga berubah, sehingga fluktuasi harga dapat ditekan. Namun, jika penawaran inelastis, penyesuaian jumlah barang membutuhkan waktu, sehingga perubahan permintaan akan lebih berdampak pada kenaikan atau penurunan harga.

BACA JUGA :  Meningkatkan Motivasi Pembelajaran Akuntansi: Strategi untuk Pelajar di Daerah Pancoran

Lebih lanjut, interaksi antara permintaan dan penawaran yang memiliki tingkat elastisitas berbeda akan menentukan seberapa besar fluktuasi harga yang terjadi. Misalnya, ketika permintaan meningkat pada barang dengan penawaran yang inelastis (seperti hasil pertanian dalam jangka pendek), harga akan naik secara signifikan. Sebaliknya, jika penawaran elastis, peningkatan permintaan dapat diimbangi dengan peningkatan produksi sehingga kenaikan harga relatif lebih stabil.

Selain itu, faktor eksternal seperti bencana alam, gangguan distribusi, atau kebijakan pemerintah juga dapat memicu perubahan permintaan dan penawaran secara bersamaan. Dampaknya terhadap harga akan semakin kompleks ketika dikombinasikan dengan tingkat elastisitas masing-masing. Oleh karena itu, elastisitas menjadi kunci dalam memahami mengapa pada kondisi tertentu harga bisa sangat fluktuatif, sementara pada kondisi lain relatif stabil.

Dengan demikian, analisis permintaan, penawaran, dan elastisitas memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena naik turunnya harga. Tidak hanya menjelaskan arah perubahan harga, tetapi juga mengungkap seberapa besar dan cepat perubahan tersebut terjadi dalam berbagai kondisi pasar.

Penulis:

Adam Syahputra

Mohammad Ryan Hadiska

Muhammad Nugrtama Hidayat

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Pamulang

Tags: Analisis PermintaanElastisitasPenawaran
Previous Post

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

Next Post

Tragedi Kereta Bekasi, Sopir Taksi Listrik Green SM Ternyata Baru Bekerja 3 Hari

Related Posts

Mahasiswa Teknik Informatika Unpam Implementasikan Sistem Digital Branding di Yayasan Ta’zhimussunnah
DUNIA KAMPUS

Mahasiswa Teknik Informatika Unpam Implementasikan Sistem Digital Branding di Yayasan Ta’zhimussunnah

Mei 3, 2026
2.2k
Strategi Pengembangan Survei Kepuasan Pelanggan untuk Meningkatkan Loyalitas Konsumen
DUNIA KAMPUS

Strategi Pengembangan Survei Kepuasan Pelanggan untuk Meningkatkan Loyalitas Konsumen

Mei 2, 2026
2.5k
Untung Maksimal, Moral Minimal? Ini Cara Produsen Mengejar Laba 
DUNIA KAMPUS

Untung Maksimal, Moral Minimal? Ini Cara Produsen Mengejar Laba 

Mei 2, 2026
1.7k
Bukan Sekadar Perang Harga: Strategi Pintar Memikat Konsumen Tanpa Harus Banting Harga
DUNIA KAMPUS

Bukan Sekadar Perang Harga: Strategi Pintar Memikat Konsumen Tanpa Harus Banting Harga

Mei 2, 2026
2k
Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital Saat Ini
DUNIA KAMPUS

Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital Saat Ini

Mei 2, 2026
2.1k
Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital Saat Ini
DUNIA KAMPUS

Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital Saat Ini

Mei 1, 2026
2.5k
Next Post
Tragedi Kereta Bekasi, Sopir Taksi Listrik Green SM Ternyata Baru Bekerja 3 Hari

Tragedi Kereta Bekasi, Sopir Taksi Listrik Green SM Ternyata Baru Bekerja 3 Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com