TANGERANG SELATAN– Malam hari seharusnya menjadi waktu tubuh beristirahat dan memulihkan energi. Namun, banyak orang justru melakukan kebiasaan yang tanpa disadari dapat mengganggu kesehatan, terutama kualitas tidur.
Sejumlah pakar kesehatan menyebut, pola tidur yang buruk dapat berdampak pada berbagai masalah, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh hingga gangguan konsentrasi di keesokan hari.
Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah penggunaan gadget sebelum tidur. Paparan cahaya biru dari layar ponsel atau laptop diketahui dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berperan dalam mengatur siklus tidur.
Selain itu, konsumsi kafein pada malam hari juga menjadi faktor yang kerap diabaikan. Minuman seperti kopi dan teh dapat membuat tubuh tetap terjaga lebih lama, sehingga waktu tidur menjadi berkurang.
Tidak hanya itu, makan dalam porsi besar menjelang tidur juga berpotensi mengganggu sistem pencernaan. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat tidur menjadi tidak nyenyak.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan sehat sebelum tidur, seperti mengurangi penggunaan gadget setidaknya 30 menit sebelum tidur, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta menjaga waktu tidur yang konsisten setiap hari.
Aktivitas relaksasi seperti membaca buku, meditasi, atau peregangan ringan juga dinilai efektif membantu tubuh lebih rileks dan siap beristirahat.
Dengan menerapkan pola hidup sehat di malam hari, kualitas tidur dapat meningkat sehingga tubuh lebih segar dan siap menjalani aktivitas keesokan harinya.







