TANGERANG SELATAN – Sering merasa lelah padahal sudah cukup istirahat? Bisa jadi penyebabnya bukan kurang tidur, melainkan apa yang Anda konsumsi sehari-hari. Pola makan, terutama asupan gula dan tepung, kerap menjadi faktor utama yang diam-diam memengaruhi kondisi tubuh.
Mengurangi dua bahan ini, bahkan hanya selama 24 jam, ternyata bisa memberikan dampak yang cukup terasa. Seperti dikutip dari Times of India, “perubahan kecil dalam pola makan, termasuk mengurangi gula dan tepung, dapat membantu tubuh memulai proses pemulihan secara alami.”
Gula dan tepung memang menjadi bahan dasar banyak makanan. Namun, konsumsi berlebihan sering dikaitkan dengan peradangan, lonjakan gula darah, hingga energi yang mudah turun. Saat keduanya dihentikan sementara, tubuh mulai melakukan “reset” pada berbagai sistem penting.
Berikut beberapa perubahan yang bisa terjadi dalam waktu satu hari:
1. Gula Darah Lebih Terkontrol
Tanpa asupan gula dan tepung olahan seperti permen atau kue, lonjakan gula darah dapat ditekan. Tubuh tidak lagi dipaksa memproduksi insulin secara berlebihan.
“Ketika asupan karbohidrat sederhana dikurangi, tubuh mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil,” tulis sumber tersebut.
2. Tubuh Melepaskan Kelebihan Cairan
Cadangan glikogen dalam tubuh mulai digunakan sebagai energi, sekaligus melepaskan air yang terikat. Hal ini membuat tubuh terasa lebih ringan dan mengurangi rasa kembung.
Akibatnya, pembengkakan pun perlahan mereda dalam waktu singkat.
3. Nafsu Makan Mulai Berubah
Gula dan tepung olahan dapat memicu sensasi “ketagihan” karena memengaruhi hormon dopamin di otak. Saat dihentikan, tubuh memang butuh adaptasi.
“Di awal mungkin muncul keinginan makan yang lebih kuat, namun ini adalah bagian dari proses tubuh melepaskan ketergantungan,” jelasnya.
4. Peradangan Mulai Mereda
Tanpa konsumsi gula berlebih, tubuh mulai menurunkan tingkat peradangan. Sistem pencernaan juga bekerja lebih baik karena tidak ‘diberi makan’ oleh zat yang memicu ketidakseimbangan bakteri.
Hasilnya, gejala seperti kembung dan pikiran terasa kabur bisa berkurang.
5. Energi dan Fokus Lebih Stabil
Berbeda dengan gula yang memberi energi instan lalu cepat turun, tubuh mulai menggunakan sumber energi yang lebih stabil seperti lemak dan protein. “Ini membantu menjaga energi tetap konsisten sepanjang hari serta meningkatkan konsentrasi,” tulis laporan tersebut.
Mengistirahatkan tubuh dari gula dan tepung selama 24 jam memang bukan solusi instan, namun bisa menjadi langkah awal yang baik. Jika dilakukan secara konsisten, perubahan ini berpotensi meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Meski begitu, penting untuk tetap berhati-hati. Bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum melakukan perubahan pola makan.







