JAKARTA- Arus balik Lebaran di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mulai terlihat pada Senin (23/3/2026). Meski demikian, jumlah penumpang yang datang belum menunjukkan lonjakan signifikan seperti saat arus mudik.
Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi Irwanto, mengatakan jumlah kedatangan penumpang masih relatif rendah.
“Kalau saat arus mudik lonjakannya bisa mencapai dua ribu hingga tiga ribu penumpang. Sekarang kedatangan masih di bawah 200 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Terminal Lebak Bulus berfungsi sebagai terminal bantuan, sehingga tidak semua penumpang turun di lokasi tersebut.
“Kami hanya terminal bantuan. Jadi penumpang yang turun di sini hanya sebagian kecil,” jelasnya.
Meski arus balik belum ramai, pihak terminal tetap menyiagakan posko pelayanan dan pengawasan untuk memastikan kelancaran perjalanan. Sejumlah instansi turut dilibatkan, mulai dari Dinas Kesehatan, petugas ramp check, hingga unsur Pramuka dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Pemeriksaan tetap kami lakukan, baik untuk bus yang berangkat maupun yang datang,” kata Joni.
Saat ini, sekitar 15 personel disiagakan di Terminal Lebak Bulus, di luar tambahan dari instansi terkait lainnya.
Terkait puncak arus balik Lebaran 2026, Joni memperkirakan akan terjadi pada 29 Maret 2026, seiring berakhirnya masa libur dan dimulainya kembali aktivitas kerja serta sekolah.
“Perkiraan puncaknya tanggal 29 Maret, karena setelah itu masyarakat sudah kembali bekerja dan bersekolah,” ujarnya.
Sementara itu, pada periode 25 hingga 26 Maret 2026, arus balik diprediksi masih relatif landai karena belum seluruh masyarakat kembali dari kampung halaman.







