TANGERANG SELATAN – Saat waktu berbuka puasa tiba, tidak sedikit orang yang langsung menyantap makanan dalam jumlah banyak karena rasa lapar setelah seharian menahan diri. Padahal, kebiasaan makan berlebihan saat berbuka dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Mengonsumsi makanan secara berlebihan ketika berbuka puasa berisiko menimbulkan berbagai masalah, seperti perut kembung, mual, lonjakan gula darah yang tiba-tiba, hingga peningkatan berat badan.
Karena itu, penting untuk menerapkan pola makan secara mindful atau makan dengan kesadaran penuh saat berbuka puasa. Dengan cara ini, seseorang dapat lebih bijak dalam memilih makanan bergizi sekaligus mengontrol porsi yang dikonsumsi.
Founder sekaligus coach SANA Studio, Laila Munaf, menjelaskan bahwa salah satu cara menerapkan mindful eating saat berbuka adalah dengan memilih makanan yang benar-benar dibutuhkan oleh tubuh.
Menurutnya, penting untuk menanamkan kesadaran bahwa menjaga tubuh adalah bentuk mencintai diri sendiri, sehingga seseorang tidak tergoda untuk makan secara berlebihan saat berbuka.
Laila menuturkan bahwa saat berbuka, tubuh terutama membutuhkan cairan serta makanan yang mampu memulihkan energi secara perlahan. Salah satu contoh yang dianjurkan adalah mengonsumsi kurma terlebih dahulu sebelum menyantap makanan lain.
Meski demikian, menerapkan mindful eating bukan berarti seseorang tidak boleh menikmati makanan favorit seperti gorengan. Makanan tersebut tetap dapat dikonsumsi, tetapi sebaiknya setelah tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang lebih dibutuhkan sehingga tidak berujung pada konsumsi berlebihan.
Selain memperhatikan jenis makanan, ia juga menyarankan untuk tidak menggunakan gawai saat makan. Fokus pada makanan yang dikonsumsi akan membantu seseorang lebih menyadari apa yang dimakan dan membuat proses makan menjadi lebih bermakna.
Dengan makan secara sadar, seseorang dapat menikmati setiap aktivitas yang dilakukan, baik itu saat makan, bergerak, maupun bekerja, sehingga semuanya terasa lebih berarti.







