JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan layanan transportasi umum akan digratiskan saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Seluruh armada Transjakarta dapat digunakan tanpa biaya, mulai dari koridor utama BRT hingga layanan pengumpan dan rute TransJabodetabek.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan kebijakan tarif Rp0 berlaku menyeluruh. Artinya, baik layanan BRT, non-BRT, hingga TransJabodetabek akan dibuka gratis untuk masyarakat. Sementara itu, layanan Mikrotrans (Jaklingko) pada dasarnya memang sudah tidak dikenakan tarif.
Menurut Welfizon, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong penggunaan transportasi publik, khususnya pada momen hari besar keagamaan. Skema serupa sebelumnya juga diterapkan saat perayaan Natal, Imlek, serta selama Ramadan.
Untuk tanggal pelaksanaan, pihak Transjakarta masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Penetapan hari gratis tersebut akan dituangkan dalam surat keputusan kepala dinas, apakah berlaku tepat pada 1 Syawal saja atau juga mencakup hari berikutnya.
Meski digratiskan, sistem tiket elektronik tetap akan mencatat transaksi sebesar Rp1. Hal ini dilakukan karena sistem pembayaran elektronik tetap memerlukan proses pemotongan saldo sebagai bagian dari mekanisme teknologi, sehingga tarif Rp0 secara teknis dikonversi menjadi Rp1.
Selain kebijakan tarif, penyesuaian juga akan dilakukan pada jam operasional saat hari H Lebaran. Layanan diperkirakan mulai beroperasi sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB. Penyesuaian ini bertujuan memberi kesempatan kepada para pramudi dan karyawan untuk melaksanakan salat Idulfitri sebelum kembali bertugas melayani masyarakat.







