• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA TANGERANG SELATAN

Kelola Sampah dari Rumah, Kecamatan Pondok Aren Perkuat Teba Komposter

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Januari 15, 2026
in NEWS, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 2min read
Kelola Sampah dari Rumah, Kecamatan Pondok Aren Perkuat Teba Komposter
289
SHARES
3k
VIEWS

TANGERANG SELATAN– Upaya pengurangan sampah dari hulu terus diperkuat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini, Kecamatan Pondok Aren mendorong pemanfaatan Teba Komposter sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan di tingkat masyarakat.

Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian sampah dengan mengolah sisa makanan dan limbah organik langsung dari sumbernya. Dengan demikian, volume sampah yang harus diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan secara signifikan.

Camat Pondok Aren, Hendra, mengatakan sebagian besar sampah yang dihasilkan warga merupakan sampah organik, seperti sisa makanan dan dedaunan. Karena itu, pengelolaan sampah sejak dari rumah menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan.

“Jika sampah organik bisa dikelola di lingkungan masing-masing melalui Teba Komposter, maka jumlah sampah yang diangkut ke TPA akan jauh berkurang. Ini solusi sederhana, tetapi dampaknya besar,” ujar Hendra dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).

BACA JUGA :  Linkin Park Siap Menggelar Konser di Jakarta Tahun Depan

Teba berasal dari bahasa Bali yang berarti bagian bawah atau belakang rumah. Teba Komposter merupakan metode pengolahan sampah organik secara alami dengan memanfaatkan struktur tanah, baik melalui lubang khusus maupun wadah komposter, hingga sampah terurai menjadi kompos.

Secara teknis, Teba Komposter dibuat menyerupai sumur dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Jika berbentuk kotak, ukurannya sekitar 1×1 meter, sedangkan bentuk bulat memiliki diameter sekitar 80 sentimeter.

Satu unit teba dengan kedalaman 2,5 meter dapat menampung hingga 2,5 ton sampah organik. Selama proses penguraian, volume sampah dapat menyusut hingga 70 persen. Artinya, dari 1 ton sampah organik, hasil akhirnya sekitar 300 kilogram kompos dalam waktu penguraian sekitar 6–8 bulan, tergantung jenis sampah yang dimasukkan.

BACA JUGA :  Pilar Saga Ichsan Janji Tuntaskan Persoalan Genangan Air di Jalan Ceger Raya Pondok Aren

Metode ini dinilai efektif karena mampu mengurangi volume sampah organik secara signifikan, yang selama ini mendominasi timbulan sampah harian. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, lebih dari 60 persen sampah rumah tangga merupakan sampah organik.

Hasil penguraian berupa kompos berkualitas dapat dimanfaatkan oleh penggiat lingkungan di Tangsel sebagai media tanam dan pupuk untuk program Tamsiruga (Tanaman Konsumsi Rumah Tangga), maupun digunakan untuk perawatan tanaman di taman lingkungan.

Pemerintah Kecamatan Pondok Aren juga mengajak seluruh kelurahan, RW, dan RT untuk menjadikan Teba Komposter sebagai bagian dari budaya pengelolaan sampah sehari-hari.

“Ini bukan program sesaat, melainkan gerakan jangka panjang. Kami ingin Pondok Aren menjadi wilayah yang mandiri dalam mengelola sampahnya,” tegas Hendra.

BACA JUGA :  2.912 Personel Gabungan Siap Amankan Pembacaan Putusan 40 Gugatan Pilkada di MK

Ia menambahkan, keberhasilan penerapan Teba Komposter sangat bergantung pada partisipasi aktif warga, khususnya dalam memilah sampah dari rumah.

“Tidak cukup hanya menyediakan komposter. Yang terpenting adalah perubahan perilaku. Sampah harus dipilah sejak dari sumber agar sistem ini berjalan optimal,” katanya.

Dengan penguatan program Teba Komposter yang disinergikan dengan Bank Sampah, Kecamatan Pondok Aren diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam menekan volume sampah di Kota Tangerang Selatan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Tags: Kecamatan Pondok ArenKelola sampahTangselTeba Komposter
Previous Post

Generasi Z: Tantangan, Kekuatan, dan Solusi dalam Dunia Kerja dan Usaha

Next Post

Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0

Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com