• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Studi: Rambut Beruban Jadi Sinyal Pertahanan Tubuh dari Kanker

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Januari 15, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Studi: Rambut Beruban Jadi Sinyal Pertahanan Tubuh dari Kanker
71
SHARES
158
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Rambut beruban selama ini identik dengan proses penuaan. Namun, temuan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa kemunculan uban juga berkaitan dengan mekanisme alami tubuh dalam melindungi diri dari risiko kanker. Fakta ini diungkap dalam studi peneliti The University of Tokyo yang dipublikasikan di jurnal Nature Cell Biology.

Penelitian tersebut menyoroti cara sel punca pigmen rambut merespons kerusakan DNA. Warna rambut manusia ditentukan oleh melanin, pigmen yang dihasilkan oleh sel melanosit. Sel ini berasal dari melanocyte stem cell atau sel punca pigmen yang berada di folikel rambut.

Dalam kondisi normal, sel punca pigmen akan terus membelah pada setiap siklus pertumbuhan rambut untuk mempertahankan warna rambut. Namun, paparan faktor lingkungan seperti radiasi dan zat kimia dari waktu ke waktu dapat merusak DNA di dalam sel tersebut.

BACA JUGA :  Cukup Bukti, Ibu yang Bunuh Anaknya di Bekasi Resmi jadi Tersangka

Ketika kerusakan terjadi, sel punca menghentikan perkembangannya, sehingga produksi pigmen terhenti dan rambut pun berubah menjadi putih atau abu-abu.

“Ketika sel punca pigmen mengalami kerusakan DNA dan mencapai batas pembelahan, mereka akan berhenti berkembang. Akibatnya, pigmen tidak lagi diproduksi dan rambut menjadi beruban,” ujar ahli biologi Don Bennett, dikutip dari Live Science.

Studi ini menemukan bahwa sel punca pigmen memiliki dua jalur respons terhadap kerusakan DNA. Jalur pertama merupakan mekanisme yang relatif aman. Dalam kondisi paparan genotoksik tertentu, seperti radiasi, sel akan memasuki proses yang disebut senescence-coupled differentiation, yaitu berhenti membelah secara permanen.

“Ini adalah cara alami tubuh menyingkirkan sel-sel yang berpotensi berbahaya sebelum berkembang menjadi kanker,” jelas pemimpin penelitian, Prof. Emi Nishimura.

BACA JUGA :  Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Penodongan Pistol di Tol Tomang 

Sebaliknya, jalur kedua tergolong berisiko. Saat sel punca pigmen terpapar karsinogen seperti sinar ultraviolet B atau bahan kimia pemicu kanker, mekanisme perlindungan ini bisa terlewati.

Sel yang membawa kerusakan DNA tetap bertahan dan terus membelah. Dalam kondisi ini, rambut mungkin tidak langsung beruban, tetapi risiko munculnya melanoma di kemudian hari justru meningkat.

“Rambut yang tidak beruban tidak selalu menandakan kondisi yang lebih sehat. Dalam konteks tertentu, itu justru bisa berarti sel rusak berhasil lolos dari sistem pengaman tubuh,” tambah Nishimura.

Meski memiliki keterkaitan, para peneliti menegaskan bahwa rambut beruban bukanlah cara tubuh mencegah kanker secara langsung. Uban lebih tepat dipahami sebagai penanda bahwa sel-sel berpotensi berbahaya telah dihentikan perkembangannya.

BACA JUGA :  Kenali Gejala dan Penyebab Kanker Payudara yang Diderita Mpok Alpa Sebelum Meninggal

“Rambut beruban tidak mencegah kanker, tetapi mencerminkan mekanisme perlindungan yang aktif di tingkat sel,” tutup tim peneliti dalam laporan mereka di Nature Cell Biology.

Tags: Bahaya KankerUban dan penyakit kanker
Previous Post

Ungkap Peredaran Obat Keras di Tangerang, Polisi Sita Ratusan Tramadol-Eximer

Next Post

Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.3k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari

Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com