TANGERANG SELATAN – Tidak banyak orang mengetahui bahwa susu kedelai dapat dibuat sendiri di rumah dengan cara yang sederhana dan biaya yang terjangkau. Selain lebih hemat, susu kedelai rumahan dinilai lebih segar, murni, serta bebas bahan pengawet buatan.
Dengan mengolah biji kedelai secara mandiri, kualitas gizi minuman juga dapat lebih terjaga. Proses pembuatannya mencakup teknik perendaman, penggilingan, hingga penyaringan yang tepat agar menghasilkan tekstur lembut dan rasa yang nikmat.
Finalis MasterChef Indonesia Season 8, Jenny Hendrawati, membagikan resep praktis membuat susu kedelai yang creamy dan harum tanpa bau langu. Menurutnya, hanya dengan modal sekitar Rp5.000, masyarakat sudah bisa menghasilkan lebih dari satu liter susu kedelai berkualitas premium.
“Biaya utamanya hanya biji kedelai sekitar Rp3.500 untuk 250 gram, ditambah gula dan daun pandan sekitar Rp1.500,” ujar Jenny.
Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan susu kedelai kemasan yang dijual di pasaran dengan harga mencapai Rp20.000 per liter.
Adapun bahan yang diperlukan antara lain 250 gram biji kedelai, 1,5 hingga 2 liter air, dua lembar daun pandan, gula pasir, dan sedikit garam sebagai penyeimbang rasa.
Tahap awal pembuatan susu kedelai dimulai dengan merendam biji kedelai selama 6–8 jam atau semalaman. Setelah itu, kedelai diremas hingga kulit arinya terkelupas dan dicuci bersih sampai air bilasan jernih guna menghilangkan bau langu.
Kedelai yang telah bersih kemudian diblender dengan air secara bertahap agar sari kedelai keluar maksimal. Hasil blender disaring menggunakan kain berserat rapat dan diperas hingga ampas benar-benar kering.
Sari kedelai selanjutnya direbus dengan api sedang bersama daun pandan, gula, dan sedikit garam. Proses perebusan perlu dilakukan sambil terus diaduk agar susu tidak pecah atau gosong. Busa yang muncul saat perebusan disarankan untuk dibuang agar hasil akhir lebih bersih dan tahan lama.
Susu kedelai harus direbus hingga mendidih sempurna sebelum didinginkan dan disimpan di lemari es.







