• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Virus Cacar Monyet Melanda Afrika, WHO Gaungkan Status Darurat Kesehatan

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 13, 2024
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Virus Cacar Monyet Melanda Afrika, WHO Gaungkan Status Darurat Kesehatan
2.1k
SHARES
3.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS – World Health Organization (WHO) sedang mempertimbangkan untuk menetapkan wabah cacar monyet yang melanda Afrika sebagai status darurat kesehatan global.

Hal ini dilakukan setelah adanya lonjakan kasus cacar monyet yang terjadi di berbagai negara, terutama di Afrika.

Cacar monyet, atau monkeypox, adalah penyakit zoonosis (ditularkan dari hewan ke manusia) yang disebabkan oleh virus cacar monyet.

Pertama kali diidentifikasi pada manusia pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi WHO menggaungkan status darurat kesehatan akibat virus tersebut. Antara lain:

  1. Peningkatan kasus tinggi dan cepat

Kasus cacar monyet telah meningkat secara signifikan di beberapa negara, terutama di Afrika. Ada kekhawatiran bahwa virus ini bisa menyebar lebih luas, baik di dalam maupun di luar wilayah tersebut.

  1. Transmisi berkembang ke antar manusia
BACA JUGA :  Kurangnya Pemahaman ke Masyarakat Bikin Penyebaran Cacar Monyet Jadi Meningkat

Sebelumnya, virus cacar monyet dianggap menyebar terutama dari hewan ke manusia. Namun, saat ini ada bukti transmisi telah berkembang pada antar manusia yang lebih luas.

Para ahli kesehatan mengkhawatirkan virus ini dapat semakin berkembang dan menyebabkan wabah lebih besar.

  1. Keterbatasan akses vaksin dan pengobatan

Dibanyak wilayah Afrika, akses vaksin dan pengobatan untuk cacar monyet masih sangat terbatas sehingga dapat memperparah penyebaran virus, terutama pada orang yang kondisi fisiknya lemah dan rentan terpapar virus.

  1. Risiko penyebaran global

Meski sebagian besar kasus berada di Afrika, ada potensi penyebaran global mengingat mobilitas manusia yang tinggi.

Beberapa kasus telah dilaporkan di negara-negara di luar Afrika sehingga meningkatkan urgensi untuk menetapkan status darurat kesehatan global.

BACA JUGA :  Bertambah Satu, Kasus Positif Cacar Monyet di Jakarta Kini Capai 30 Orang

Jika WHO menetapkan wabah cacar monyet di Afrika sebagai keadaan darurat kesehatan global, hal ini akan memicu tanggapan internasional yang lebih terkoordinasi dan intensif untuk mengendalikan penyebaran virus.

Tindakan ini termasuk peningkatan surveilans, distribusi vaksin, dan sosialisasi masyarakat untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

 

 

Tags: cacar monyetVirus Cacar Monyet
Previous Post

Tergesa-gesa yang Dianjurkan

Next Post

Film “Perjanjian Setan”, Kisah Mistis di Sebuah Kamar Kos

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Film “Perjanjian Setan”, Kisah Mistis di Sebuah Kamar Kos

Film "Perjanjian Setan", Kisah Mistis di Sebuah Kamar Kos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com