TANGSELXPRESS – Kejuaraan Pencak Silat C-More Championship yang memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Plaza Puspemkot Tangsel, pada Minggu (26/5).
Kejuaraan yang berlangsung selama 3 hari tersebut, diikuti oleh hampir 600 peserta dan diketahui telah menyita perhatian publik. Termasuk Pilar Saga Ichsan yang menegaskan komitmen dukungan untuk setiap kegiatan yang berhubungan dengan pencak silat, dan akan kembali menggelar kejuaraan tersebut.
“Supaya lebih banyak lagi, meriah lagi. Tahun depan harus digelar lagi, biar masyarakat Tangsel semakin mencintai pencak silat, itu tujuan kita semua,” ucap Pilar.
Dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terhadap pencak silat sangatlah serius. Kota ini menjadikan pencak silat sebagai muatan lokal pembelajaran di sekolah-sekolah .
“Saat ini bapak ibu, untuk tahun ajaran baru, kita akan memulai muatan lokal wajib silat. Jadi akan diajarkan di SD, SMP. Ini wajib, jadi bukan hanya ekstrakurikuler atau hobi saja, silat ini menjadi pelajaran wajib. Jadi kalo ada sekolah SD atau SMP negeri yang tidak ada muatan lokal silatnya, kasih tahu ke saya,” tegas Pilar.
Pilar memberikan apresiasi kepada semua orang tua yang telah mendukung putra-putrinya untuk menekuni dan mempelajari pencak silat. Ia meyakini bahwa dalam pencak silat tidak hanya unsur olahraga, melainkan juga melestarikan kebudayaan.
“Saya ucapkan terima kasih ke bapak-bapak, ibu-ibu yang sudah mempercayakan anak-anaknya belajar silat. Karena ini merupakan mempertahankan seni budaya, kalau bukan kita siapa lagi yang mempertahankan budaya Tangerang Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangsel, Delima Bungsu Andy menjelaskan bahwa kejuaraan ini melengkapii komitmen Pemkot Tangsel terhadap pencak silat dan juga menjadikannya sebagai muatan lokal pembelajaran.
Bahkan terkait nama kejuaraan yang menggunakan kata C-More, Delima telah menyebutnya sebagai sosialisasi dan edukasi terkait motto Kota Tangerang Selatan tersebut.
“Jadi Pak Wakil dengan nama C-More, mereka yang belum tahu telah mulai tahu dengan motto Tangerang Selatan. Apa C-More itu? Cerdas, Modern, dan Religius. Gak boleh, gak tahu ya,” tuturnya. (arga)







