• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Kenali Jenis Pemanis Buatan dan Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Mei 24, 2024
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Kenali Jenis Pemanis Buatan dan Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

Sweeteners - The World Health Organization warned against using artificial sweeteners to control body weight or reduce the risk of noncommunicable diseases, saying that long-term use is not effective and could pose health risks.

567
SHARES
5.8k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Pemanis buatan sering digunakan sebagai pengganti gula pada banyak jenis makanan dan minuman. Alih-alih rendah kandungan gula, bila digunakan secara berlebihan, pemanis buatan pun bisa memicu berbagai penyakit.

Pemanis buatan merupakan pengganti gula yang dihasilkan melalui proses kimiawi. Jenis pemanis ini dinilai memiliki rasa manis yang lebih tinggi dibandingkan pemanis biasa atau gula. Oleh karena itu, penggunaan dan mengonsumsi pemanis buatan perlu dilakukan secara bijak dan hati-hati.

Ada beberapa jenis bahan pemanis buatan yang sering digunakan dalam produk makanan dan minuman, yaitu:

  1. Aspartam

Aspartam biasa digunakan sebagai pemanis dalam permen karet, produk sereal, agar-agar, dan minuman berkarbonasi. Pemanis buatan ini 220 kali lebih manis daripada gula asli. Kandungan aspartam terdiri dari asam amino, asam aspartat, fenilalanin, dan sedikit etanol.

  1. Sakarin
BACA JUGA :  Pentingnya Doa Buka Puasa dalam Menjaga Kualitas Ibadah dan Mendatangkan Keberkahan

Rasa manis yang dihasilkan sakarin mencapai 300-400 kali lebih kuat daripada gula. Pemakaian sakarin dalam sekali penyajian untuk makanan olahan tidak boleh melebihi 30 mg. Sedangkan untuk minuman, tidak boleh lebih dari 4 mg/10 ml cairan.

  1. Sukralosa

Sukralosa dihasilkan dari sukrosa yang memiliki rasa manis 600 kali lebih kuat dibandingkan gula biasa. Bahan ini biasa digunakan pada produk makanan yang dipanggang atau digoreng. Perbandingan konsumsi harian sukralosa yang ideal adalah sebanyak 5 mg/kg berat badan.

  1. Acesulfame potassium

Bahan ini sangat stabil dalam temperatur tinggi dan sifatnya mudah larut, sehingga sering dipakai di bermacam-macam produk makanan. Batasan konsumsi harian yang disarankan untuk acesulfame potassium adalah 15 mg/kg berat badan.

  1. Neotam

Bahan pemanis buatan ini banyak digunakan pada makanan rendah kalori. Secara kimia, kandungannya hampir sama seperti aspartam, tetapi rasanya 40 kali lebih manis dari aspartam.

BACA JUGA :  17 Tahun Konsisten Beri Apresiasi, BRI Berikan Dana Pendidikan bagi Paskibraka Tingkat Pusat

Dibandingkan dengan gula rafinasi, tingkat kemanisan neotam mencapai 8.000 kali lebih tinggi. Neotam dapat dikonsumsi hingga 18mg/kg berat badan dalam sehari.

 

Efek Samping Pemanis Buatan Bagi Kesehatan

Selama tidak melebihi batas asupan per harinya, pemanis buatan relatif aman untuk dikonsumsi. Meski demikian, ada dugaan bahwa pemanis buatan dapat menimbulkan beberapa efek samping pada sebagian orang.

Misalnya, penggunaan sakarin dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat memicu kanker. Selain itu, penggunaan aspartam juga bisa berdampak sebagai reaksi alergi pada sebagian orang  ditandai dengan sakit kepala, kesulitan bernapas, ruam kulit, dan diare.

Tidak hanya sakarin dan aspartam, pemanis buatan lainnya juga diduga dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti meningkatkan risiko penyakit ginjal, diabetes, dan gigi berlubang. Namun, semua efek samping tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut.

BACA JUGA :  Dorong Kemandirian Gula Nasional, Pemerintah Klaim Siapkan Lahan 700 Hektare 

Selain itu, ada kondisi tertentu yang tidak diperbolehkan mengonsumsi pemanis buatan, yaitu fenilketonuria. Kelainan genetik langka tersebut membuat tubuh penderitanya tidak mampu memecah fenilalanin. Zat ini terdapat pada sebagian pemanis buatan, seperti aspartam dan neotam.

Meski tergolong aman dikonsumsi, sebaiknya batasi konsumsi pemanis buatan agar terhindar dari berbagai dampak buruknya. Apalagi bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter mengenai aturan dan batas aman penggunaan pemanis tersebut.

Demikian juga dengan anak-anak dan ibu hamil, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan pemanis buatan.

(Alo Dokter)

Tags: dampak gula bagi kesehatangulagula berbahayagula buatanjenis gula buatan
Previous Post

Peristiwa Kerusakan Mesin Pesawat Jamaah Haji Terulang di Solo, Timbulkan Efek Domino

Next Post

Gunung Semeru Dikonfirmasi 6 Kali Erupsi Hari Ini

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Gunung Semeru Dikonfirmasi 6 Kali Erupsi Hari Ini

Gunung Semeru Dikonfirmasi 6 Kali Erupsi Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com