• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Beda Versi Mahasiswa Unpam dan Warga Setempat terkait Kronologi Pengeroyokan saat Doa Rosario

admin by admin
Mei 7, 2024
in NEWS, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 2min read
Beda Versi Mahasiswa Unpam dan Warga Setempat terkait Kronologi Pengeroyokan saat Doa Rosario

Pihak mahasiswa Unpam saat meberikan keterangan pers. Foto: ist

443
SHARES
4.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Sebuah video viral yang beredar di media sosial memperlihatkan kasus dugaan pengeroyokan warga terhadap sekelompok mahasiswa yang melakukan ibadah Doa Rosario di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Setelah dilakukan mediasi oleh kedua belah pihak, Polres Tangsel mengungkapkan telah berhasil mengamankan beberapa warga dalam kasus dugaan pengeroyokan atau penganiayaan terkait penggerudukan mahasiswa saat melakukan ibadah Doa Rosario tersebut.

Dalam kasus ini, terdapat dua versi cerita dari sudut pandang yang berbeda, baik dari sudut pandang mahasiswa maupun pengurus warga setempat.

Versi yang dikemukakan oleh mahasiswa adalah, saat melakukan kegiatan Doa Rosario pada malam Minggu (5/5), mereka dihadang oleh warga sekitar yang menyebutkan kata-kata kasar. Perwakilan mahasiswa bernama Legy menjelaskan bahwa kegiatan doa hampir selesai ketika penggerudukan itu terjadi.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Unpam yang Sedang Beribadah

Menurut Legy, pada saat itu, Ketua RT setempat datang dan mengumpat-umpat mereka, meminta agar tidak melakukan ibadah di sana.

“Pak RT datang duluan, dia ngomongnya keras gitu. Keras, terus warga datang banyak-banyak. Warga yang pakai motor berhenti,” ujar Legy ketika ditemui di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Senin (6/5).

Sementara itu, versi yang diungkapkan oleh Ketua RW 002, Marat, menyebutkan bahwa sebelumnya beberapa warga sudah beberapa kali mengeluhkan kegiatan kumpul-kumpul mahasiswa kepada RT setempat.

Marat mengakui kurang tahu seberapa sering dan berapa banyak orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, ada beberapa mahasiswa yang hanya sekedar berkumpul saja dan ada pula yang melakukan ibadah.

BACA JUGA :  Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Suasana Neon Futuristik “Light It Up” di Perayaan Tahun Baru 2026

“Sejauh yang kemarin-kemarin ini memang sudah dikeluhkan sama warga. Warga sudah ngeluh ke RT. Akhirnya RT bertindak,” kata Marat di Kantor Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada hari Senin (6/5).

Marat mengatakan bahwa ia hadir pada saat terjadi perselisihan tersebut pada akhir pekan lalu. Ia mendapat pengakuan soal warga yang dipukul oleh salah satu mahasiswa lebih dulu.

“Saya datang ke situ ‘Udah udah, jangan pada emosi’. ‘Bukan begitu, karena saya sudah kena pukul Pak RW. Saya kepukul’. Iya (warga dipukul duluan),” kata Marat sambil menirukan suara warga yang dia temui.

Selain itu, ia juga mengakui memang ada satu orang warga yang membawa senjata tajam berupa pisau dapur pada kejadian itu. Menurut Marat, sajam itu dibawa secara spontan, bukan disiapkan dengan sengaja.

BACA JUGA :  Digelar di Dua Lokasi, Berikut Layanan SIM Keliling di Tangsel Pada Hari Ini

Menurut pernyataan Marat, pihak RT dan RW telah melarang warga untuk membawa senjata tajam. “Spontan. Karena terdengar ada ribut-ribut, dia bawa sajam namanya emosi kan, sepintas gitu. Kita sudah melarang. Lagi gaduh. Pihak RT RW sudah melarang bawa sajam,” ungkap Marat.

Dalam kasus ini, ada satu orang yang menjadi korban dari kejadian tersebut, seorang perempuan. Marat juga menyebutkan bahwa mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan kumpul-kumpul itu tidak izin kepada pemilik kos untuk melakukan kegiatan tersebut. (arga)

Tags: Doa RosarioMahasiswa UnpampengeroyokanPolres Tangsel
Previous Post

Adaptasi Kisah Nyata, Miniseri Baby Reindeer Sukses Mengaduk Emosi Penonton

Next Post

Daftar ke NasDem, Ini Pesan Airin Rachmi Diany Sebagai Bacagub Banten

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Daftar ke NasDem, Ini Pesan Airin Rachmi Diany Sebagai Bacagub Banten

Daftar ke NasDem, Ini Pesan Airin Rachmi Diany Sebagai Bacagub Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com