TANGSELXPRESS – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menghadiri undangan KPK dalam acara Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) pada Rabu (17/1) malam. Acara ini turut dihadiri oleh seluruh capres-cawapres seperti Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, dan juga Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Di hadapan pejabat KPK dan paslon capres lainnya, Anies berkomitmen bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari pimpinan tertinggi.
“Kami melihat persoalan yang sama seperti yang tadi dipaparkan bahwa komitmen untuk memberantas korupsi harus mulai dari puncak, dari yang paling atas,” ujar Anies.
Anies juga mengajak semua pihak untuk meneladani para tokoh bangsa yang berintegritas dalam membangun Indonesia. Salah satunya seperti Jenderal (purn) Hoegeng.
“Dan kita menyadari Indonesia seperti tadi disampaikan didirikan oleh orang-orang yang berintegritas. Dan contoh-contoh seperti Moh Hatta, Hoegeng, Baharuddin Lopa, adalah contoh pribadi yang berintegritas yang harus kita kembalikan ke republik ini,” tegasnya.
Dengan kondisi Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang terus menurun, capres yang diusung NasDem, PKS, dan PKB itu mengaku sangat khawatir. Tercatat di tahun 2022, skor CPI Indonesia merosot menjadi 34, dari yang sebelumnya di 2021 mencapai skor 38.
“Ini masalah yang amat serius yang tidak boleh kita anggap enteng dan sederhana. Tadi disampaikan tentang CPI yang menurun, SPI, IPAQ yang ditunjukkan, kami melihat ada problem serius dalam kepercayaan publik pada pemberantasan korupsi,” tegas Anies menambahkan.







