• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Berkaca dari Kasus Polio di Akhir 2023, Pemerintah Didesak Lakukan Deteksi Dini

admin by admin
Januari 17, 2024
in NASIONAL
Reading Time: 2min read
Berkaca dari Kasus Polio di Akhir 2023, Pemerintah Didesak Lakukan Deteksi Dini

Ilustrasi pemberian obat tetes polio terhadap balita. Foto: Dok. Unair

340
SHARES
3.1k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Kasus polio kembali mengancam kesehatan bagi anak-anak di Indonesia. Dengan ditemukannya kasus polio di Sampang (Jawa Timur) dan Klaten (Jawa Tengah) pada akhir tahun lalu, jelas rasa khawatir kembali menghinggapi benak masyarakat di Tanah Air.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta pemerintah segera melakukan deteksi dini terhadap infeksi virus Polio agar tidak menyebar luas.

“Puskesmas dan Posyandu bisa dikerahkan untuk menjadi garda depan jika ada kasus anak lumpuh layu akut (Acute Flaccid Paralysis/AFP). Memang tidak semua kasus lumpuh layu karena polio. Namun, dibutuhkan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan,” terang Edy dalam keterangan yang diterima hari ini, Rabu (17/1).

BACA JUGA :  Jokowi: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Semoga Kita Bisa Saling Memaafkan

Karenanya, Edy berharap, jika ada yang menemukan kasus polio, jangan disembunyikan. “Haurs segera dilaporkan untuk di investigasi, agar virusnya tidak menjangkit anak yang lain,” tegasnya.

Selain deteksi dini untuk mencegah penyebaran virus polio, Edy mendorong pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang mulai dilakukan pemerintah tanggal 15 Januari 2024 dapat menyentuh angka 95 persen dari target populasi.

“Anak usia 0 sampai tujuh tahun, sudah imunisasi polio atau belum, harus ikut Sub PIN Polio. Mari sama-sama sukseskan dan manfaatkan Sub PIN ini. Kita kepung virus Polio dengan vaksinasi Polio agar Indonesia bebas polio lagi,” tutupnya.

Edy berjanji akan terus mengawasi capaian Sub PIN Polio. Ia pun berharap, capaian 95 persen pelaksanaan vaksinasi ini tidak hanya di tingkat provinsi tetapi hingga ke Desa dan Kabupaten. “Tidak boleh ada ketimpangan capaian target vaksinasi, ini perlu dukungan dan sosialisasi yang masif,” kata Edy.

BACA JUGA :  Beri Arahan ke Ditjen SPPR, Menteri Nusron Tekankan Perbaikan Pelayanan dan Kualitas SDM

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mendapat predikat bebas polio pada tahun 2014. Adanya kasus ini harus menjadi cerminan untuk memperbaiki diri. Salah satu yang harus diperhatikan menurut Edy adalah distribusi vaksin polio. Hal ini tidak hanya soal ketersediaan vaksin hingga ke daerah. Namun juga menjaga kualitasnya.

“Jangan sampai vaksin yang disuntikan seperti peluru kosong. Cara menyimpan, membawa dan sampai memberikan ke anak-anak ini harus tepat. Ingat, negara kita ada negara kepulauan dengan geografis yang beragam, sehingga butuh perlakuan yang beragam. Semangatnya yang harus sama,” jelasnya.

Upaya vaksinasi Polio harus didukung seluruh pihak. Edy Wuryanto mengibaratkan seperti vaksinasi saat Covid-19 yang seluruh pihak turun tangan. Masyarakat pun dapat terbuka menerima vaksinasi.”Jika ada satu daerah dengan cakupan vaksinasi tidak maksimal, maka akan jadi potensi untuk munculnya polio atau penyakit lain,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pemberian BSU Dianggap Cederai Asas Keadilan
Tags: Deteksi DiniKasus PolioKomisi IX DPR RIPolio
Previous Post

Kasihan Subki, Pemuda asal Lebak yang Dirantai Keluarganya karena Sering Ngamuk

Next Post

Gabung Suwon FC, Netizen Sebut Pratama Arhan Hanya Dijadikan Pemain Pengangkut Followers

Related Posts

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
Ayip Tayana: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Dilihat dari Konsistensi Gagasan dan Implementasi Kebijakan
NASIONAL

Ayip Tayana: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Dilihat dari Konsistensi Gagasan dan Implementasi Kebijakan

Oktober 19, 2026
148
Karhutla Kalimantan Sulit Dipadamkan, Ternyata Ini 5 Penyebabnya
NASIONAL

BMKG Peringatkan Karhutla di 6 Provinsi hingga 24 Oktober, 478 Titik Panas Terdeteksi

Oktober 19, 2026
2.5k
Kabar Baik Guru Non-ASN! Abdul Mu’ti Targetkan Tunjangan Mulai Ditransfer Pekan Depan
NASIONAL

Kabar Baik Guru Non-ASN! Abdul Mu’ti Targetkan Tunjangan Mulai Ditransfer Pekan Depan

Oktober 17, 2026
2.4k
Kemenkes: Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Kabut Asap Karhutla Juga Bisa Picu Stres dan Kecemasan
NASIONAL

Kemenkes: Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Kabut Asap Karhutla Juga Bisa Picu Stres dan Kecemasan

Oktober 16, 2026
2.4k
Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Fokus Tangani Karhutla hingga Banjir
NASIONAL

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Fokus Tangani Karhutla hingga Banjir

Oktober 15, 2026
2.4k
Next Post
Gabung Suwon FC, Netizen Sebut Pratama Arhan Hanya Dijadikan Pemain Pengangkut Followers

Gabung Suwon FC, Netizen Sebut Pratama Arhan Hanya Dijadikan Pemain Pengangkut Followers

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com