APA yang dimaksud dengan perilaku? Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yang sangat luas antara lain: berjalan, berbicara, menangis, tertawa, bekerja, kuliah, menulis, membaca, dan sebagainya.
Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud perilaku manusia adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar (Notoatmodjo, 2003).
Perilaku juga diartikan sebagai suatu reaksi psikis seseorang terhadap lingkungannya, reaksi yang dimaksud digolongkan menjadi dua, yakni:
• Bentuk pasif (tanpa tindakan nyata atau konkrit)
• Bentuk aktif (dengan tindakan konkrit)
Apa yang dimaksud dengan kelompok?
Sarwono (2009) mendefinisikan kelompok sebagai sekelompok (dua orang atau lebih) yang memiliki persepsi sebagai satu kesatuan serta memiliki perasaan sebagai bagian dari kelompok, memiliki tujuan bersama dan saling ketergantungan satu sama lain.
Dasar – Dasar Perilaku Kelompok
Dasar – dasar perilaku kelompok terdiri dari : kondisi eksternal pada kelompok, sumber daya anggota, sumber kelompok, proses kelompok, tugas-tugas kelompok, kinerja, dan kepuasan, teori psikologi.
A. Kondisi Eksternal Pada Kelompok
1. Strategi Organisasi
Meliputi tujuan-tujuan organisasi dan cara-cara untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.
2. Struktur Otoritas
Ketentuan mengenai otoritas yang dimiliki oleh setiap bagian atasu setiap individu dalam suatu organisasi karena setiap indivisu atau kelompok memiliki otoritas yang berbeda.
3. Peraturan Formal
Ketentuan mengenai aturan, prosedur, kebijakan, dan ragam lain dari peraturan induk membekukan perilaku karyawan.
4. Sumber Daya Organisasional
Merupakan sumber daya uang, waktu, bahan mentah, peralatan yang dialokasikan oleh organisasi pada kelompok.
5. Proses Seleksi Perilaku Para Personil
Kriteria-kriteria tertentu yang digunakan dalam proses merekrut karyawan, proses seleksi tersebut akan mendapatkan man in the right place.
6. Evaluasi Kinerja dan Sistem Ganjaran
Proses melakukan evaluasi terhadap hasil kerja anggota kelompok setelah dievaluasi, maka perlu diteruskan dengan system ganjaran akan hasil evaluasi tersebut.
7. Budaya Organisasi
Merupakan standar untuk karyawan mengenai perilaku yang dapat diterima dengan baik dan yang tidak dapat diterima.
B. Sumber Daya Anggota
1. Kemampuan
Terdapat hubungan antara kemampuan intelektual dengan relevansi tugas terhadap kinerja kelompok.
2. Karakteristik Kepribadian
Terdapat hubungan antara karakteristik kepribadian yang positif dalam budaya terhadap produktifitas, semangat, dan kekohesifan kelompok.
C. Struktur Kelompok
1. Kepemimpinan Formal
Pemimpin formal mempunyai peran penting dalam keberhasilan suatu kelompok
2. Peran
Setiap anggota suatu kelompok mempunyai peran yang berbeda, hasilnya akan baik apabila peran tersebut ditekuni dengan sangat konsisten. Tapi sering terjadi ketika seseorang memainkan peran yang berbeda yang didalamnya sering terjadi konflik.
3. Norma
Standar perilaku yang diterima dengan baik dalam suatu kelompok dan digunakan oleh semua anggota dalam kelompok tersebut, norma setiap kelompok akan berbeda dengan norma kelompok lainnya.
4. Status
Status adalah posisi yang didefinisikan secara social yang diberikan kepada kelompok atau anggota oleh orang lain. Status mempengaruhi kekuatan norma dan tekanan dalam kelompok.
5. Komposisi
Untuk menyelesaikan suatu kegiatan, kelompok yang terdiri dari beranekaragam keterampilan dan pengetahhuan akan lebih efektif disbanding kelomok yang anggotanya homogen.
D. Proses Kelompok
Dalam tugas kelompok, sumbangan setiap individu tidak tampak dengan jelas karena ada individu yang mengurangi upayanya sehingga hasil yang diperoleh kelompok tidak maksimal tetapi ada juga individu yang menciptakan keluaran atau output lebih besar dari pada masukan atau input.
E. Tugas-Tugas Kelompok
1. Pengambilan Keputusan
Keputusan diambil oleh dua orang atau lebih, akan lebih baik daripada satu orang. Kenyataannya pada saat ini banyak keputusan dalam organisasi
2. Teknik Pengambilan Keputusan
Teknik pengambilan keputusan dalam kelompok yaitu : interaksi, sumbang saran. Teknik kelompok nominal, teknik delphi, pertemuan elektronik.
F. Kinerja dan Kepuasan
Ada beberapa factor yang berhubungan dengan kinerja yaitu : persepsi peran, norma, status, ukuran kelompok, susunan demografis, tugas kelompok, dan kekohesifan. Keputusan anggota dipengaruhi oleh hubungan persepsi, peran kerja antara atasan dan bawahan.
G. Teori Psikologi
The Collaborative Classroom. Kegiatan kerjasama adalah jika 2 orang atasu lebih bekerja sama untuk tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu, dengan demikian terdapat dua unsur yaitu kerjasama, saling ketergangtungan yang positif. Kekompakan dalam kelompok akan terwujud apabila setiap anggota mempunyai perasaan bahwa dirinya merupakan bagian dari suatu kelompok dan perasaan tersebut harus berdasarkan kepercayaan.
Disusun oleh:
1. Septiara Putri 211011200677
2. Hesti Rahayu 211011200497
3. Janah 211011200875
Prodi Akuntansi S1 Universitas Pamulang







