TANGSELXPRESS – Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun tipis pada Selasa (2/5/2023). Harga turun sebesar Rp1.000 menjadi Rp1.053.000 per gram dari harga pada Senin (1/5/2023) yang mencapai Rp1.054.000 per gram.
Menurut laman Logam Mulia, harga emas Antam cetakan terkecil yaitu 0,5 gram dijual seharga Rp576.500. Sedangkan, harga emas Antam ukuran terbesar yaitu 1.000 gram dijual seharga Rp993.600.000. Untuk harga jual kembali (buyback), emas Antam turun sebesar Rp2.000 menjadi Rp946.000 per gram dari harga pada Senin (1/5/2023) senilai Rp948.000 per gram.
Dalam transaksi jual beli emas Antam, terdapat potongan pajak sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017. Jika melakukan penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, maka akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk nonNPWP. Sedangkan untuk transaksi buyback, PPh 22 akan dipotong langsung dari total nilai buyback.
Sedangkan, jika melakukan pembelian emas batangan, akan dikenakan potongan pajak sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk nonNPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Berikut harga pecahan emas batangan Antam pada Selasa 2 Mei 2023.
Harga emas 0,5 gram: Rp576.500
Harga emas 1 gram: Rp1.053.000
Harga emas 2 gram: Rp2.046.000
Harga emas 3 gram: Rp3.044.000
Harga emas 5 gram: Rp5.040.000
Harga emas 10 gram: Rp10.025.000
Harga emas 25 gram: Rp24.937.000
Harga emas 50 gram: Rp49.795.000
Harga emas 100 gram: Rp99.512.000
Harga emas 250 gram: Rp248.515.000
Harga emas 500 gram: Rp496.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp993.600.000
Meskipun turun tipis, fluktuasi harga emas Antam setiap harinya perlu diperhatikan oleh para investor dan pelaku pasar. Sebelum melakukan transaksi jual beli emas, pastikan untuk memahami potongan pajak yang berlaku sesuai dengan aturan PMK No 34/PMK.10/2017.
Harga emas Antam yang turun tipis mungkin saja tidak terlalu signifikan, namun tetap saja mempengaruhi pasar. Hal ini karena harga emas batangan Antam merupakan acuan bagi pasar emas di Indonesia.
Harga emas Antam yang naik atau turun biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah harga emas dunia, permintaan pasar, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).







