• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

TII dan KemenPPPA Sepakat Tingkatkan Pemberdayaan dan Partisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Maret 17, 2023
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Gelar Diskusi Publik di Garut, TII Ingatkan Pentingnya Partisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial

Foto: Istimewa

104
SHARES
232
VIEWS

TANGSELXPRESS- The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), melakukan audiensi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang diselenggarakan secara daring terkait hasil penelitian TII tentang “Partisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial”.

TII bekerja sama dengan Yayasan Almisbat dalam melakukan penelitian yang didukung oleh Pemerintah Australia melalui Skema Hibah Alumni, yang diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia.

Pada audiensi tersebut, Adinda Tenriangke Muchtar, Direktur Eksekutif TII memaparkan sejumlah tantangan terkait partisipasi perempuan dalam Program Perhutanan Sosial, mulai dari prosedur birokrasi untuk pendaftaraan kepesertaan, norma di kelompok tani hutan (KTH), budaya patriarki, hingga persoalan pendamping Program Perhutanan Sosial yang belum berperspektif gender.

“Dari hasil penelitian kami di Kabupaten Garut, kami menemukan beberapa persoalan terkait partisipasi perempuan, seperti budaya patriarki yang mengakar, mayoritas pengelolaan hutan yang masih didominasi oleh laki-laki, adanya upah petani hutan perempuan yang lebih kecil daripada laki-laki, atupun tidak semua pendamping Program Perhutanan Sosial memiliki perspektif gender,” jelas Adinda.

BACA JUGA :  Lelaki Tampon

Adinda juga menjelaskan bahwa fakta di Kabupaten Garut memperlihatkan bahwa keterlibatan perempuan tidak sampai 10 persen. Lebih lanjut, lebih banyak laki-laki yang tercatat untuk mendapat akses pengelolaan Perhutanan Sosial.

“Yang bisa mendapatkan SK Perhutanan Sosial ini adalah yang terdaftar di KTH. Sementara, keanggotaan KTH didasarkan pada Kartu Keluarga, yang notabene merujuk pada laki-laki sebagai Kepala Keluarga. Hal ini pula yang membuat KTH didominasi oleh laki-laki. Ini menjadi salah satu tantangan bagi partisipasi perempuan dalam program ini,” tambah Adinda.

Merujuk pada hasil penelitian TII, Eko Novi Ariyanti, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Sosial Budaya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memberikan beberapa tanggapannya terkait hasil penelitian tersebut, khususnya pada bagian rekomendasi.

BACA JUGA :  BRI Wujudkan Kesetaraan Gender Melalui Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

“Dalam proses pengelolaan hutan misalnya, perempuan perlu untuk dilibatkan dalam proses perencanaan. Selain itu, peningkatan kapasitas perempuan juga menjadi penting dengan memahami kebutuhan perempuan. Hal inilah yang membuat mengapa perempuan perlu untuk ikuts serta dan terlibat aktif di KTH,” papar Eko Novi Ariyanti.

Dalam kesempatan tersebut, Eko Novi Ariyanti juga memaparkan akan pentingnya data terpilah gender. Hal ini untuk melihat fakta di lapangan terkait jumlah laki-laki dan perempuan yang menerima manfaat dari Program Perhutanan Sosial. Lebih lanjut, poin penting untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam Program Perhutanan Sosial adalah dengan berkolaborasi dengan semua pihak terkait.

“KLHK dalam hal ini tidak bisa sendiri dan perlu untuk berkolaborasi dengan semua pihak terkait. KemenPPPA yang melihat pengarusutamaan gender, serta pentingnya pemberdayaan dan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang sebagai tugasnya, juga akan memanfaatkan hasil penelitian TII ini untuk didorong ke Kementerian/Lembaga (K/L) terkait, terutama untuk menindaklanjutinya lewat program peningkatan kapasitas perempuan, kesadaran gender beragam an pihak baik pemerintah maupun masyarakat, serta menyebarkan hasil kajian ini melalui Divisi Hukum dan Humas KemenPPPA. KemenPPPA juga akan memanfaatkan kajian TII ini untuk didorong ke K/L terkait, seperti KLHK dan Kementerian Desa dan PDTT, terutama dalam kaitannya dengan pengarusutamaan gender dalam Program Perhutanan Sosial,” jelas Eko Novi Ariyanti.

BACA JUGA :  Hasil Pertandingan dan Klasemen Sementara Liga Champions
Tags: KemenPPPAPemberdayaan perempuanPeran perempuanPerhutanan sosialTII
Previous Post

Event Fun Health 2023 di Unpam: Acara Penting untuk Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Melalui Kesehatan 

Next Post

FUN HEALTH 2023: FIFGROUP Sumbang Darah untuk PMI Tangsel

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Dino Saputra

FUN HEALTH 2023: FIFGROUP Sumbang Darah untuk PMI Tangsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com