• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Bupati Cianjur: Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 602 Orang

admin by admin
Desember 15, 2022
in DAERAH, NEWS
Reading Time: 1min read
Dampak Gempa Cianjur, Ratusan Rumah di Sukabumi Alami Kerusakan

Rumah Rusak akibat Gempa Bumi di Cianjur (Foto: Sosial Media)

95
SHARES
212
VIEWS

TANGSELXPRESS – Gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu masih meninggalkan kisah pilu bagi para korban.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, dari catatan pihaknya jumlah korban meninggal dunia berdasarkan data yang telah terkumpul dari 13 kecamatan yang terdampak gempa menjadi 602 orang.

Menurut Herman Suherman, pemerintah daerah (Pemda) Cianjur tidak asal mengeluarkan data korban meninggal.

Namun, kata Herman, berdasarkan nama dan alamat sesuai pendataan ulang yang telah dilakukan, karena banyak korban meninggal tidak terdata karena berbagai alasan.

“Saya bawa data lengkap dari 13 kecamatan yang warganya meninggal dunia menjadi 602 orang, sesuai nama dan alamat,” beber Herman.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Posyandu, Jadi Garda Depan Kesehatan Masyarakat

“Data tersebut setelah saya minta pihak desa melalui RT/RW untuk melakukan pendataan ulang sesuai nama dan alamat korban,” imbuh Herman di Cianjur, Rabu (14/12).

Herman menyebut, korban meninggal akibat gempa paling banyak di Kecamatan Cugenang, sebanyak 397 orang.

Dan yang paling sedikit di Kecamatan Mande, Haurwangi, Sukaresmi serta Cikalongkulon yang masing-masingnya hanya satu orang orang meninggal akibat gempa.

Sehingga pihaknya membantah kalau korban meninggal tidak berdasar karena sesuai dengan laporan dari masing-masing desa lengkap dengan surat kematian yang sudah diurus ahli waris.

Sebagian besar korban meninggal saat gempa terjadi akibat tertimpa bangunan rumah yang ambruk dan meninggal dalam perawatan.

Menurut Herman, Pemkab sudah berkoordinasi dengan BNPB terkait penambahan data tersebut, sehingga adanya perbedaan data terakhir tidak perlu lagi diperdebatkan.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Panas Menyengat

“Data korban meninggal juga sudah dilaporkan ke Kementerian Sosial agar keluarga yang ditinggalkan mendapat dana kerohiman,” katanya.

Bahkan uang duka atau kerohiman yang disebut Herman, tahap satu sudah diserahkan pada 122 orang ahli waris dan 480 lainnya masih dalam proses.

“Kami akan terus mengupdate data korban meninggal karena gempa Cianjur, selanjutnya akan dilaporkan untuk mendapat bantuan,” tandasnya.

Tags: BMKGbnpbgempa cianjurJawa BaratPengungsi
Previous Post

Polisi Jadi Jurnalis Bikin Heboh, Begini Respons Mabes Polri

Next Post

Puluhan Bus Dikabarkan Mangkrak, Begini Reaksi Transjakarta 

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Puluhan Bus Dikabarkan Mangkrak, Begini Reaksi Transjakarta 

Puluhan Bus Dikabarkan Mangkrak, Begini Reaksi Transjakarta 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com