TANGSELXPRESS– Cabang olahraga (cabor) Muaythai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Berbekal pembinaan atlet yang telah berjalan selama dua hingga tiga tahun terakhir, Muaythai Tangsel optimistis mampu merebut gelar juara umum.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Kota Tangsel, Irwan Taufik, mengatakan persiapan menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi tersebut telah dilakukan secara berkelanjutan. Sejumlah program pembinaan dan kompetisi telah diikuti untuk meningkatkan kemampuan sekaligus pengalaman bertanding para atlet.
Program tersebut meliputi uji tanding atau try out dan try in, Kejuaraan Kota (Kejurkot), Kejuaraan Daerah (Kejurda), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
“Persiapannya sebenarnya sudah dari dua sampai tiga tahun yang lalu. Kita ada try out, try in, Kejurkot, Kejurda, sampai ikut Kejurnas dan lain-lain. Jadi, laporan dari para coach yang saya terima, semuanya bagus dan berjalan baik. Kita sangat siap untuk Porprov,” ujar Irwan, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Irwan, kesiapan Muaythai Tangsel tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknik dan fisik atlet. Kekompakan serta harmonisasi antara atlet, pelatih, dan pengurus juga menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi.
Ia menyebut, sebagian atlet bahkan telah mengikuti pembinaan sejak usia sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Proses panjang tersebut membangun ikatan kekeluargaan yang kuat di lingkungan Muaythai Tangsel.
“Di Muaythai Tangsel ini kita guyub rukun. Kita seperti keluarga. Atlet-atlet mulai dari nol juga kita bina sejak SD dan SMP, jadi sudah seperti keluarga besar. Kalau ada sedikit masalah atau miskomunikasi, semuanya bisa kita selesaikan dengan baik,” ungkapnya.
Meski optimistis, Irwan tidak menampik masih ada tantangan yang harus dihadapi menjelang Porprov Banten 2026. Salah satunya menjaga konsistensi latihan dan membangun mental bertanding atlet yang sebagian besar masih berusia remaja.
Di sisi lain, para atlet juga harus membagi waktu antara latihan dan pendidikan. Sebagian di antaranya masih duduk di bangku SMP dan SMA, sementara lainnya telah memasuki jenjang perguruan tinggi.
Untuk mengantisipasi kendala tersebut, Pengcab Muaythai Tangsel terus membangun komunikasi dengan orang tua, pihak sekolah, serta lingkungan yang mendukung perkembangan atlet.
“Anak-anak ini masih dalam masa remaja. Ada yang kuliah, SMP, maupun SMA. Karena itu, kita melakukan komunikasi ke semua arah, termasuk dengan orang tua. Jadi, semua pihak kita libatkan,” jelas Irwan.
Dalam menghadapi Porprov VII Banten 2026, Muaythai Tangsel menetapkan dua prioritas utama, yakni keselamatan atlet dan pencapaian prestasi tertinggi dengan target merebut juara umum.
Irwan menegaskan, keselamatan atlet menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar. Ia ingin seluruh atlet mampu tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, tetapi tetap mengutamakan keselamatan selama pertandingan.
“Target Muaythai Tangsel ada dua. Pertama, keselamatan. Kita ingin atlet-atlet kita, walaupun menjadi juara, tetap selamat. Kedua, tentu juara umum. Apalagi kita bermain di kota kita tercinta, di kampung kita sendiri. Kita berharap anak-anak bisa memberikan yang terbaik untuk kotanya,” tegasnya.
Lebih jauh, Irwan berharap atlet dan pelatih Muaythai Tangsel dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Porprov Banten 2026.
Ia juga berharap prestasi yang diraih para atlet nantinya mendapat apresiasi nyata dari pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan terhadap masa depan pendidikan atlet dapat menjadi motivasi tambahan untuk terus berprestasi.
Bentuk apresiasi yang diharapkan antara lain kemudahan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bagi atlet berprestasi serta kesempatan mendapatkan beasiswa bagi atlet yang masih duduk di bangku SMA.
“Harapannya, para atlet dan pelatih bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga kehormatan kotanya dan meraih juara umum. Mudah-mudahan atlet yang berprestasi juga mendapatkan apresiasi, seperti kemudahan bagi yang kuliah maupun beasiswa bagi yang masih SMA,” tutupnya.
Dengan persiapan panjang dan target juara umum, Muaythai Tangsel kini berharap kerja keras atlet, pelatih, dan pengurus dapat berbuah prestasi maksimal di hadapan publik sendiri pada Porprov VII Banten 2026.







