TANGSELXPRESS – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mengembangkan diri sebagai lembaga pendidikan berbasis madrasah yang memadukan penguatan akademik, karakter, keislaman, dan literasi digital.
Di balik perjalanan tersebut, sosok Wahyudi, M.Pd. memiliki peran penting. Kepala MI Pembangunan UIN Jakarta itu telah menjalani perjalanan panjang di dunia pendidikan, termasuk lebih dari dua dekade mengabdi di lingkungan MI Pembangunan.
Lahir di Tangerang pada 23 Juli 1971, Wahyudi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di SDN, SMPN, dan MAN di Kabupaten Tangerang. Ketertarikannya pada dunia pendidikan kemudian diperkuat melalui pendidikan tinggi.
Ia meraih gelar sarjana dari Jurusan Matematika IKIP Muhammadiyah Jakarta. Pendidikan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Magister Pendidikan Islam (MPI) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Meniti Karier dari Guru Matematika
Perjalanan Wahyudi di MI Pembangunan UIN Jakarta dimulai pada 1997. Ia mengawali kiprahnya sebagai guru bidang studi Matematika sebelum dipercaya mengemban berbagai tanggung jawab di lingkungan madrasah.
Sejumlah posisi pernah dijalaninya, antara lain Wali Kelas 3 dan 6, Ketua Konsorsium MIPA, serta Bendahara Koperasi Guru dan Karyawan MI Pembangunan UIN Jakarta.
Pengalaman kepemimpinannya semakin berkembang ketika ia dipercaya menjadi Wakil Kepala MI Bidang Kurikulum periode 2006-2012.
Pada periode tersebut, Wahyudi juga dipercaya menjadi Ketua Tim Pengembang Kurikulum MI Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.
Pengalaman panjang di bidang pengajaran, kurikulum, dan manajemen pendidikan tersebut kemudian menjadi bekal ketika ia dipercaya memimpin MI Pembangunan UIN Jakarta.
Raih Prestasi Tingkat Nasional
Selain berkiprah sebagai pengelola pendidikan, Wahyudi juga mencatat sejumlah prestasi personal di tingkat nasional.
Pada 2022, ia meraih Juara 2 Kepala MI Berprestasi Tingkat Nasional Kementerian Agama RI. Setahun kemudian, ia kembali mencatat prestasi dengan meraih Juara 1 Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kemenag RI.
Prestasinya berlanjut dengan raihan prestasi guru tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 2024 dan 2025.
Capaian tersebut berjalan beriringan dengan berbagai prestasi yang diraih MI Pembangunan UIN Jakarta, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Empat Program Unggulan
Dalam pengembangan pembelajaran, MI Pembangunan UIN Jakarta menjalankan sejumlah program unggulan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.
Pertama, Madrasah Digital dan Inklusif, yakni pengembangan layanan pembelajaran berbasis digital yang ditujukan agar dapat mengakomodasi peserta didik dengan latar belakang dan kebutuhan belajar yang beragam.
Kedua, English Enhancement Program untuk peserta didik kelas 1 hingga 5. Program ini dikembangkan melalui kerja sama dengan akademisi, penutur bahasa Inggris, maupun mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan komunikasi berbahasa Inggris.
Ketiga, Penguatan Tahfiz dan Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Tilawati. Program tersebut mencakup pembiasaan membaca Al-Qur’an secara tartil, hafalan Juz Amma dan surat pilihan, serta penguatan nilai-nilai keislaman melalui pembiasaan ibadah harian.
Pembiasaan tersebut antara lain dilakukan melalui Shalat Dhuha, salat berjamaah, dan Tabungan Amal Saleh.
Keempat, Integrasi Keilmuan, Sains, dan Adab. Pendekatan ini diarahkan untuk menyeimbangkan penguatan literasi sains, pengembangan minat dan bakat akademik maupun nonakademik, serta pembentukan karakter dan akhlakul karimah.
Deretan Prestasi MI Pembangunan
Pengembangan program pendidikan tersebut turut diikuti berbagai capaian kelembagaan dan prestasi peserta didik.
Di tingkat kelembagaan, MI Pembangunan UIN Jakarta meraih Juara 1 Madrasah Digital Provinsi DKI Jakarta pada 2022.
Madrasah tersebut juga meraih Juara 1 Jakarta Madrasah Award (JMA) selama tiga tahun berturut-turut pada 2023-2025.
Sementara itu, peserta didik MI Pembangunan UIN Jakarta mencatat sejumlah prestasi dalam ajang akademik dan nonakademik.
Beberapa di antaranya adalah:
- Juara akademik dan nonakademik pada ajang Jakarta Madrasah Award.
- Juara 1 Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) tingkat nasional 2025.
- Juara 1 Olimpiade Matematika (OPTIKA) tingkat nasional 2025.
- Juara 2 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat nasional 2025.
Fokus pada Pendidikan Masa Depan
Berbekal pengalaman panjang di dunia pendidikan, Wahyudi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan MI Pembangunan UIN Jakarta melalui inovasi pembelajaran dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Ada tiga pilar yang menjadi perhatian dalam pengembangan madrasah, yakni inovasi kurikulum masa depan, pengembangan kompetensi berkelanjutan, serta penanaman nilai dan integritas.
Inovasi kurikulum diarahkan pada penyusunan program pembelajaran adaptif yang memadukan nilai keagamaan, kemampuan akademik, dan literasi digital.
Sementara pengembangan kompetensi dilakukan melalui peningkatan kapasitas guru dan peserta didik, pelatihan, ruang kreativitas, serta pengembangan riset di bidang pendidikan.
Adapun penanaman nilai dan integritas ditempatkan sebagai fondasi dalam aktivitas pendidikan sekaligus pembentukan karakter peserta didik.
Dengan pendekatan tersebut, MI Pembangunan UIN Jakarta diarahkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, nilai keislaman, dan wawasan global.
“Madrasah bukan sekadar tempat mentransfer ilmu, melainkan ruang menyemai generasi rabbani yang berpengetahuan luas, berkarakter kuat, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat global,” ucap Wahyudi.







