TANGSELXPRESS – Seorang mahasiswa berinisial MF (23) meninggal dunia setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/10/2026) malam. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga sedang membuat konten untuk memenuhi tugas kuliah saat insiden tersebut terjadi.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan, korban saat itu tengah melakukan aktivitas bersama seorang saksi di sekitar lokasi kejadian. Namun, kegiatan tersebut berakhir tragis setelah korban tertemper kereta yang melintas.
“Menurut keterangan saksi, yang bersangkutan sedang membuat konten untuk kepentingan tugas kuliah, lalu pada saat berkegiatan tersebut korban tertemper kereta yang melintasi tempat korban dan saksi,” ujar Bambang dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).
Dalam penanganan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon seluler dan kamera digital yang diduga digunakan korban untuk membuat konten tugas kuliah.
Setelah tertemper kereta, tubuh korban dilaporkan terseret hingga kurang lebih 200 meter. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telentang di atas rel.
Petugas selanjutnya mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui insiden tersebut.
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan bagaimana peristiwa yang merenggut nyawa mahasiswa tersebut berlangsung.







