PENTINGNYA pemahaman literasi pajak digital dan simulasi pelaporan pajak berbasis AI kini menjadi fokus utama dalam membekali siswa SMK Al Amanah sebelum memasuki dunia kerja.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada 12 Mei 2026, sebanyak 30 siswa kelas XI diajak mempraktikkan administrasi perpajakan modern secara langsung. Kemajuan teknologi ini telah mengubah lanskap administrasi perpajakan di Indonesia ke arah serba digital, seperti hadirnya layanan e-Filing dan e-Billing.
Meski demikian, pemahaman generasi muda khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap sistem perpajakan berbasis teknologi ini dinilai masih perlu ditingkatkan agar mereka siap bersaing di dunia kerja.

Menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang pada Program Studi Akuntansi Perpajakan menggelar pelatihan bertajuk “Literasi Pajak Digital dan Simulasi Pelaporan Pajak Berbasis AI Sebagai Basic Skill untuk Siswa di Era Industri Digital”di SMK Al Amanah pada 12 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa kelas XI untuk membekali mereka dengan keterampilan administrasi praktis sebelum terjun ke industri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan praktik berbasis AI jauh lebih efektif mendongkrak partisipasi dan antusias dari seluruh siswa dibandingkan metode konvensional. Melalui simulasi ini, para siswa tidak hanya memahami konsep dasar perpajakan digital, tetapi juga belajar memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab sebagai alat bantu administrasi.
Kendati demikian, kegiatan ini masih berskala terbatas pada 30 peserta di satu sekolah, tim penyelenggara optimistis program ini dapat terus berkembang. Ke depan, program PKM ini direncanakan untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak sekolah dan meningkatkan keterampilan siswa, pelatihan literasi pajak digital dan simulasi pelaporan pajak berbasis AI di SMK Al Amanah yang disambut antusias.
Penulis:
Ferdiyanto atau Kelas 02APKE003
Mahasiswa Akuntansi Perpajakan (D4) Universitas Pamulang







