TANGSELXPRESS- Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, kembali dibuka setelah sempat ditutup sementara akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan keputusan membuka kembali operasional bandara dilakukan setelah pemerintah menerima informasi terbaru mengenai pergerakan abu vulkanik.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, sebaran abu vulkanik bergerak ke arah barat daya.
“Pada pukul 00.00 itu sudah mengarah ke arah Barat Daya pada ketinggian 6.000 feet dengan kecepatan 15 knot,” kata Dudy saat berada di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (8/9/2026).
Sebelumnya, pemerintah menutup sementara sejumlah bandara di sekitar Jakarta sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan abu vulkanik. Bandara yang terdampak meliputi Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, dan Budiarto.
Dudy menjelaskan, penutupan sementara tersebut berakhir pada Senin (7/9/2026) pukul 23.59 WIB setelah dilakukan koordinasi lintas pemangku kepentingan.
Pemerintah kemudian menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) kepada seluruh maskapai sebagai dasar untuk kembali menjalankan operasional penerbangan.
Pesawat Kargo Jadi Penerbangan Pertama
Setelah operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka, pesawat kargo My Indo menjadi penerbangan pertama yang berangkat.
Selanjutnya, sejumlah penerbangan penumpang dijadwalkan kembali beroperasi, di antaranya Garuda Indonesia dengan tujuan Sorong dan Jayapura serta Batik Air menuju Pontianak.
Meski operasional penerbangan telah dibuka kembali, pemerintah menegaskan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas.
Sebelum digunakan, pengelola bandara memastikan fasilitas sisi udara, seperti runway, taxiway, dan apron, telah dibersihkan dari abu vulkanik.
Pemeriksaan juga wajib dilakukan oleh masing-masing maskapai terhadap pesawat yang akan dioperasikan.
“Kami meminta para operator penerbangan untuk memastikan pesawat-pesawat yang akan digunakan benar-benar bersih, aman,” ujar Dudy.
177 Pesawat Diperiksa Sebelum Kembali Terbang
Selain pemeriksaan oleh maskapai, inspektur Otoritas Bandara turut melakukan pengecekan terhadap kelayakan pesawat sebelum diizinkan beroperasi.
Dudy meminta para penumpang bersabar karena proses pemeriksaan keselamatan membutuhkan waktu tambahan setelah bandara kembali dibuka.
“Jadi kami mohon kepada para penumpang untuk bersabar karena memang ada proses pemeriksaan kelayakan pesawat,” katanya.
Saat ini, sekitar 177 pesawat berada di Bandara Soekarno-Hatta. Seluruh pesawat tersebut akan menjalani pemeriksaan sebelum kembali dioperasikan.
Pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi abu vulkanik, kesiapan fasilitas bandara, serta hasil pemeriksaan keselamatan pesawat.
Dengan demikian, calon penumpang tetap diimbau memantau status penerbangan dan jadwal keberangkatan melalui kanal resmi maskapai masing-masing karena penyesuaian jadwal masih dapat terjadi selama proses pemulihan operasional berlangsung.







