TANGSELXPRESS– Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di Gedung Bapenda DKI Jakarta, Sabtu (8/8/2026) pagi. Sejumlah titik panas masih ditemukan di dalam gedung setelah kebakaran yang terjadi pada Jumat malam.
Pendinginan dilakukan dengan metode overhaul untuk memastikan tidak ada lagi titik panas yang berpotensi memicu munculnya kembali api.
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, mengatakan metode overhaul dilakukan karena petugas masih menemukan hawa panas di sejumlah bagian gedung.
“Dari situasi pagi hari ini, proses pendinginan. Ini dilakukan overhaul dikarenakan masih ada titik-titik hawa panas yang masih ada. Jangan sampai terlewat, nanti timbul kebakaran lagi,” kata Karnawan saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2026).
24 Unit Damkar Masih di Lokasi
Karnawan mengatakan, sekitar 24 unit pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi untuk melanjutkan proses pendinginan.
Sebelumnya, sebanyak 39 unit dengan sekitar 195 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran. Armada tersebut melibatkan petugas pemadam kebakaran dari lima wilayah kota di Jakarta.
“Untuk unit yang ada sekarang ini kurang lebih 24, tadi awalnya 39 unit, sekarang sudah 24. Dan sisanya itu sudah kembali ke wilayah masing-masing, karena kita melibatkan lima wilayah kota,” ujarnya.
Pengurangan jumlah armada dilakukan setelah kondisi kebakaran berhasil dikendalikan. Namun, petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang tertinggal.
Dugaan Titik Awal Kebakaran di Lantai 11
Terkait lokasi awal munculnya kebakaran, informasi sementara mengarah ke lantai 11 Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Namun, Karnawan mengatakan informasi tersebut belum dapat dipastikan. Penentuan titik awal kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Penyelidikan diperlukan untuk mengetahui secara pasti sumber maupun penyebab kebakaran yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam tersebut.
Satu Korban Mendapat Penanganan Medis
Karnawan juga memastikan tidak ada penambahan jumlah korban hingga Sabtu pagi.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, tercatat satu korban yang berhasil diselamatkan dan kemudian mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Tarakan.
Sementara itu, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kondisi gedung benar-benar aman setelah kebakaran.
Kebakaran Terjadi Jumat Malam
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Sebanyak 39 unit mobil pemadam kebakaran dengan melibatkan sekitar 195 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran. Hingga Sabtu pagi, proses tersebut masih berlangsung karena ditemukan sejumlah titik panas di dalam gedung.
Petugas memastikan proses overhaul dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah bara yang masih tersisa kembali memicu kebakaran.







