TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mematangkan rencana menggelar Car Free Night (CFN) sebagai upaya menghidupkan aktivitas masyarakat pada malam hari di ruang publik.
Rencana tersebut mencuat setelah tingginya antusiasme masyarakat terhadap aktivitas malam di sejumlah kawasan, khususnya BSD dan Bintaro yang selama ini menjadi salah satu pusat keramaian di Kota Tangsel.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Mohamad Ervin Ardani, mengatakan rencana Car Free Night tersebut merupakan arahan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk menghadirkan ruang publik yang lebih atraktif bagi masyarakat pada malam hari.
Menurut Ervin, konsep Car Free Night saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Rencana ini merupakan arahan langsung dari Pak Wali Kota Benyamin Davnie untuk menghidupkan aktivitas malam masyarakat lewat ruang publik yang atraktif,” demikian informasi yang disampaikan dalam unggahan media sosial yang dikutip.
Salah satu aspek yang tengah dikaji adalah penentuan lokasi pelaksanaan. Pemkot Tangsel perlu memastikan lokasi yang dipilih dapat menampung aktivitas masyarakat tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Karena itu, pembahasan dilakukan bersama dinas terkait untuk menentukan ruas jalan maupun kawasan yang dinilai paling layak menjadi lokasi Car Free Night.
“Konsepnya sedang digodok bareng dinas terkait, terutama penentuan lokasi yang layak supaya tidak mengganggu arus lalu lintas,” demikian keterangan tersebut.
Jika terealisasi, Car Free Night diharapkan tidak hanya menjadi ruang rekreasi bagi warga, tetapi juga dapat mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata lokal. Kehadiran ruang publik pada malam hari juga berpotensi membuka peluang bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
Selain rencana Car Free Night, Pemkot Tangsel juga disebut tengah menyiapkan pengembangan Car Free Day (CFD) yang selama ini berlangsung pada pagi hari.
Ke depan, pelaksanaan CFD direncanakan dapat diperluas ke tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan.
Pengembangan tersebut diharapkan membuat ruang publik untuk aktivitas olahraga, rekreasi, komunitas, hingga kegiatan ekonomi masyarakat semakin merata di seluruh wilayah Tangsel.
Meski demikian, rencana Car Free Night maupun perluasan CFD tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pemkot Tangsel perlu melakukan kajian lebih lanjut, terutama terkait lokasi, rekayasa lalu lintas, keamanan, serta kesiapan sarana dan prasarana sebelum program tersebut resmi dilaksanakan.







