TANGSELXPRESS- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 234 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II hingga Senin (3/8/2026) dini hari. Berdasarkan data terbaru, 229 orang berhasil diselamatkan, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Proses evakuasi dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Kalianget, Sumenep.
Tahap akhir evakuasi berlangsung saat Kapal Meratus Pematang Siantar bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu (2/8/2026) pukul 23.50 WIB. Kapal tersebut membawa 113 penumpang dan awak kapal (POB) yang dievakuasi dari lokasi kebakaran.
Dari jumlah tersebut, 111 orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua korban ditemukan meninggal dunia.
Koordinator Misi Pencarian dan Pertolongan (SMC), Nanang Sigit, mengatakan tim SAR memprioritaskan penyelamatan korban selamat agar segera mendapatkan penanganan medis dan pendataan identitas.
“Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan untuk turun dari kapal. Setelah itu mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan,” ujar Nanang.
Setelah proses evakuasi selesai, Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur melakukan pemeriksaan terhadap dua jenazah sebelum diberangkatkan ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya.
Sementara itu, seluruh korban selamat menjalani pemeriksaan kesehatan. Sejumlah korban yang mengalami gangguan kesehatan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Di sisi lain, KN SAR 249 Permadi tiba di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, pada Senin (3/8/2026) pukul 00.25 WIB dengan membawa sembilan orang yang sebelumnya dievakuasi menggunakan kapal SC Aila XVII.
Empat korban langsung dirujuk ke RS Garam Sumenep untuk menjalani perawatan medis, sedangkan lima korban lainnya diberangkatkan menuju Surabaya melalui jalur darat.
Berdasarkan pendataan terbaru tim SAR gabungan, hingga Senin dini hari sebanyak 234 korban berhasil dievakuasi ke daratan, terdiri atas 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
Tim SAR bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan serta memastikan seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi sesuai manifes penumpang.







