TANGSELXPRESS – Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam yang diduga menceburkan diri ke saluran irigasi di Desa Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada hari kedua operasi pencarian, Sabtu, 1 Agustus.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi awal diduga menceburkan diri.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi awal diduga korban menceburkan diri,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Karawang, Ipda Cep Wildan, dikutip Sabtu, 1 Agustus.
Cep Wildan menjelaskan operasi pencarian hari kedua dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel Satpolairud Polresta Karawang, Polsek Cilamaya, Basarnas Unit Karawang, BPBD Karawang, Relawan MTA Karawang, serta Relawan Rescue Karawang.
Sebelum pencarian dimulai, seluruh unsur yang terlibat melakukan koordinasi dan pemetaan area pencarian guna menentukan strategi evakuasi yang efektif.
Langkah tersebut dilakukan agar proses pencarian berjalan optimal dengan tetap memperhatikan kondisi arus saluran irigasi serta keselamatan seluruh personel di lapangan.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan tiga perahu karet (rubber boat) untuk menyisir aliran irigasi mulai dari titik lokasi korban diduga menceburkan diri hingga radius sekitar 500 meter.
Selain penyisiran melalui jalur air, petugas juga melakukan pencarian di sepanjang bantaran sungai serta area semak-semak di sekitar aliran irigasi.
Setelah sekitar dua jam melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 200 meter dari jembatan yang menjadi lokasi awal kejadian.
Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jenazah sesuai prosedur yang berlaku sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Seluruh rangkaian operasi pencarian berlangsung lancar berkat sinergi antara aparat kepolisian, Basarnas, BPBD, dan para relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.
Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi serta mengapresiasi dedikasi seluruh personel dan relawan yang bekerja hingga korban berhasil ditemukan.







