• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA TANGERANG SELATAN

Darurat Kekerasan Anak di Tangsel! 118 Anak Jadi Korban hingga Pertengahan 2026

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juli 27, 2026
in NEWS, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 2min read
Darurat Kekerasan Anak di Tangsel! 118 Anak Jadi Korban hingga Pertengahan 2026

Petugas dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberi pengarahan kepada para siswa untuk mencegah kekerasan pada anak (Foto:RRI)

278
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadi perhatian serius. Hingga pertengahan 2026, tercatat 211 kasus kekerasan, dengan 118 anak menjadi korban, menunjukkan bahwa ancaman terhadap keselamatan anak masih tinggi.

Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel juga memperlihatkan kondisi yang mengkhawatirkan sepanjang 2025. Sepanjang tahun lalu, terdapat 397 kasus kekerasan, dengan 244 anak menjadi korban, mulai dari kekerasan seksual hingga perundungan (bullying).

Fenomena kekerasan di lingkungan pendidikan pun menunjukkan tren meningkat. Hingga pertengahan 2026, tercatat 37 kasus kekerasan terjadi di sekolah, naik dibandingkan 30 kasus pada 2025.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel, Tri Purwanto, mengatakan tingginya angka kekerasan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, pergaulan, hingga perkembangan teknologi digital.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Perkuat Semangat Persatuan

“Untuk kasus kekerasan seksual, umumnya terjadi karena minimnya pengawasan orang tua,” kata Tri Purwanto, Minggu (26/7/2026).

Selain lemahnya pengawasan keluarga, penyalahgunaan media sosial, rendahnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan perlindungan diri, serta anggapan bahwa pembahasan mengenai seks masih tabu, turut menjadi pemicu terjadinya kekerasan seksual terhadap anak.

Tri juga mengungkapkan, tidak sedikit korban yang enggan melapor karena pelaku merupakan orang yang dikenal. Kondisi tersebut diperparah dengan lingkungan sosial yang terkadang belum memberikan dukungan penuh kepada korban.

Sementara itu, kasus perundungan di sekolah umumnya dipicu oleh keinginan pelaku untuk menunjukkan dominasi atau mencari pengakuan dari lingkungan sekitarnya.

“Ada kecenderungan pelaku ingin menunjukkan kekuasaan. Selain itu, pengawasan guru juga kurang optimal,” ujarnya.

BACA JUGA :  Hujan Seharian, Sejumlah Titik di Tangsel Terendam Banjir

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Unit PPA di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Tangsel terus memperkuat berbagai langkah pencegahan.

Upaya tersebut meliputi penguatan peran keluarga dalam pengawasan dan komunikasi dengan anak, peningkatan literasi digital bagi anak, orang tua, dan guru, serta edukasi mengenai pencegahan kekerasan seksual.

Tri menegaskan, penanganan persoalan ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, aparat penegak hukum, Dinas Pendidikan, dan masyarakat agar kasus kekerasan dapat dicegah sekaligus ditangani secara cepat.

“Kolaborasi antara sekolah, orang tua, kepolisian, dinas pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk pencegahan serta penanganan kasus secara cepat,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pengamat Minta Wali Kota Tangsel Bersikap Tegas Atas Penutupan Situ Gintung
Tags: berita tangselbullying di sekolah TangselDP3AKB Tangselkasus kekerasan Tangsel 2026kekerasan anak Tangselkekerasan perempuan dan anakkekerasan seksual anakperlindungan anak TangselTri PurwantoUnit PPA Tangsel
Previous Post

Berawal dari Dapur Rumahan di Masa Pandemi, Camilan Sehat “Sahate” Perlahan Tumbuh ke Pasar Global Bersama BRI

Next Post

Dampak Stres pada Tubuh: Dari Detak Jantung Naik hingga Daya Tahan Melemah

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Dampak Stres pada Tubuh: Dari Detak Jantung Naik hingga Daya Tahan Melemah

Dampak Stres pada Tubuh: Dari Detak Jantung Naik hingga Daya Tahan Melemah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com