TANGSELXPRESS – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kamis, 23 Juli.
Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, percepatan hilirisasi, ketahanan energi, hingga evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pantauan di kompleks Istana Kepresidenan menunjukkan sejumlah pejabat mulai berdatangan untuk mengikuti rapat tersebut. Salah satunya Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang mengungkapkan agenda utama pertemuan berkaitan dengan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Purbaya mengaku belum mengetahui secara rinci materi yang akan diputuskan dalam rapat. Meski demikian, ia telah menyiapkan berbagai dokumen pendukung untuk dibahas bersama Presiden.
“Koperasi desa merah putih, sepertinya itu tetapi saya belum tahu betul. Saya bawa bahan saja yang banyak,” ujar Purbaya di Istana Negara, dikutip Kamis, 23 Juli.
Selain membahas koperasi, Purbaya juga menanggapi isu mengenai kemungkinan penyesuaian atau pengurangan anggaran Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait kabar tersebut.
Ia menambahkan koordinasi dengan pimpinan baru Badan Gizi Nasional akan dilakukan setelah proses konsolidasi internal di lembaga itu rampung sehingga pembahasan mengenai program MBG dapat dilanjutkan secara menyeluruh.
Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut rapat terbatas kali ini juga membahas keterkaitan antara pengembangan koperasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta percepatan hilirisasi yang didukung sektor energi.
Menurut Bahlil, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa sekaligus terhubung dengan berbagai sektor strategis nasional.
“Bahas koperasi. Termasuk di dalamnya adalah mengenai koperasi dan perkembangan ekonomi serta hilirisasi,” ungkap Bahlil.







