• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Final Piala Dunia 2026 Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Ini Peringatan Dokter

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 20, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 3min read
Final Piala Dunia 2026 Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Ini Peringatan Dokter
1.2k
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Ketegangan saat menonton final Piala Dunia 2026 tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga dapat meningkatkan risiko gangguan jantung pada orang yang memiliki penyakit kardiovaskular atau faktor risiko tertentu. Dokter mengingatkan ada tiga gejala yang tidak boleh dianggap sekadar rasa gugup saat menyaksikan pertandingan.

Dilansir dari Euronews, bukti ilmiah menunjukkan pertandingan sepak bola dengan tensi tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung, gangguan irama jantung, hingga kejadian kardiovaskular lainnya pada kelompok yang rentan.

Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine setelah Piala Dunia 2006 di Jerman menemukan jumlah kasus darurat kardiovaskular meningkat hingga 2,7 kali lipat selama pertandingan yang melibatkan tim nasional Jerman.

Temuan serupa juga dilaporkan dalam penelitian Universitas Bielefeld yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports. Studi tersebut menunjukkan bahwa pertandingan sepak bola tingkat tinggi dapat meningkatkan denyut jantung dan tingkat stres, termasuk pada penonton yang menyaksikan pertandingan dari rumah.

BACA JUGA :  Waspadai Penyebab Meninggal Mendadak seperti Dialami Artis Marissa Haque

Kardiolog asal Spanyol, José Abellán, menjelaskan tubuh dapat merespons pertandingan final layaknya sedang menghadapi situasi berbahaya.

“Ini situasi yang menggembirakan sekaligus menegangkan. Tubuh melepaskan hormon stres yang membuat kita lebih aktif. Lonjakan kortisol dan katekolamin membuat tubuh berada dalam kondisi stres,” ujar Abellán.

Lonjakan hormon stres tersebut dapat meningkatkan tekanan darah, mempercepat denyut jantung, sekaligus memicu terbentuknya gumpalan darah.

Pada orang dengan kondisi jantung yang sehat, perubahan tersebut umumnya tidak menimbulkan masalah. Namun, bagi mereka yang sudah memiliki gangguan kardiovaskular, tekanan emosional dapat menjadi pemicu terjadinya serangan jantung atau komplikasi lainnya.

“Jika kesehatan kardiovaskular saya optimal, kemungkinan tidak akan terjadi apa-apa. Namun, pada seseorang yang kesehatan kardiovaskularnya sudah terganggu, peristiwa penuh tekanan dapat menjadi pemicu,” kata Abellán.

Kelompok yang Perlu Lebih Waspada

Risiko lebih tinggi dialami oleh orang yang memiliki riwayat:

  • Pernah mengalami serangan jantung.
  • Menggunakan stent jantung.
  • Hipertensi.
  • Diabetes.
  • Kolesterol tinggi.
  • Gangguan irama jantung.
BACA JUGA :  Kasus Dugaan TPPU Panji Gumilang Bakal Naik ke Penyidikan

Selain ketegangan pertandingan, dokter juga mengingatkan risiko dapat meningkat akibat kebiasaan yang sering menyertai momen menonton bola, seperti makan berlebihan, mengonsumsi makanan tinggi lemak, minum alkohol, merokok, hingga kurang tidur.

Abellán juga menyoroti kondisi yang dikenal sebagai holiday heart syndrome, yaitu gangguan irama jantung yang dapat muncul setelah mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan.

Gangguan tersebut umumnya berupa fibrilasi atrium atau detak jantung yang tidak teratur. Jika konsumsi alkohol berlebihan terjadi bersamaan dengan tekanan emosional saat final berlangsung, risikonya bisa meningkat, terutama pada orang yang telah memiliki penyakit jantung.

Kenali 3 Gejala yang Tidak Boleh Diabaikan

Jantung berdebar saat menonton pertandingan memang bisa terjadi karena rasa tegang. Namun, ada tiga gejala yang memerlukan perhatian medis segera, yaitu:

  • Nyeri dada yang terasa seperti ditekan atau tertindih.
  • Sesak napas yang muncul secara tiba-tiba.
  • Jantung berdebar yang tidak kunjung reda meski ketegangan pertandingan sudah berakhir.
BACA JUGA :  Gagal Jantung dan Serangan Jantung Kondisi yang Tak Sama, Ketahui Perbedaannya

Menurut Abellán, nyeri dada merupakan gejala yang paling penting untuk diwaspadai.

“Jika tiba-tiba terasa seperti ada beban di dada yang menjalar ke bahu, leher, atau punggung dan disertai keringat, itu bukan sekadar gugup,” jelasnya.

Ia menegaskan siapa pun yang mengalami salah satu dari tiga gejala tersebut sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

Meski demikian, Abellán menekankan bahwa menonton sepak bola bukan penyebab langsung serangan jantung. Risiko biasanya muncul ketika tekanan emosional bertemu dengan faktor lain, seperti penyakit jantung yang sudah ada, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan tidak sehat, merokok, atau kurang tidur.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat tetap menikmati final Piala Dunia dengan tenang bersama keluarga atau teman, sekaligus membatasi konsumsi alkohol dan makanan berlebihan agar risiko terhadap kesehatan jantung tetap terkendali.

Tags: Gagal JantungSerangan Jantung
Previous Post

Benyamin Davnie Dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik 2026

Next Post

Kemendikdasmen Siapkan 4 Langkah Atasi Sekolah Kekurangan Murid di Tahun Ajaran 2026/2027

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Kemendikdasmen Siapkan 4 Langkah Atasi Sekolah Kekurangan Murid di Tahun Ajaran 2026/2027

Kemendikdasmen Siapkan 4 Langkah Atasi Sekolah Kekurangan Murid di Tahun Ajaran 2026/2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com