NEW YORK – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan menghadiri laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan juara bertahan Argentina di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, pada Senin, 20 Juli 2026 WIB.
Kepastian tersebut diumumkan Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Jumat, 17 Juli 2026. Sebelum menyaksikan pertandingan puncak, Trump dijadwalkan menghadiri resepsi FIFA yang digelar di Trump Tower, New York, pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Usai menghadiri agenda tersebut, Trump akan bertolak ke East Rutherford untuk menyaksikan langsung partai final sekaligus menutup rangkaian Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kehadiran Trump juga mengonfirmasi pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino yang sebelumnya menyebut akan mendampingi Presiden Amerika Serikat saat penyerahan trofi kepada juara dunia.
“Kami akan bersama presiden menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang,” ujar Infantino dalam wawancara di program Fox & Friends beberapa waktu lalu.
Kehadiran kepala negara dalam laga final Piala Dunia bukan menjadi tradisi baru. Pada edisi Rusia 2018 maupun Qatar 2022, para pemimpin negara juga turut menghadiri laga puncak dan prosesi penyerahan trofi kepada tim juara.
Menariknya, hingga menjelang partai final, Trump maupun Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance belum pernah hadir secara langsung di satu pun pertandingan Piala Dunia 2026. Padahal, turnamen telah memasuki pertandingan ke-103 dengan total 102 laga telah dimainkan sebelum final.
Menurut Karoline Leavitt, kehadiran Trump menjadi simbol penutupan turnamen yang dinilai sukses digelar di Amerika Serikat.
“Kehadirannya melengkapi Piala Dunia yang paling banyak ditonton, paling aman, dan paling sukses sepanjang sejarah,” kata Leavitt.
Amerika Serikat sendiri terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia putra pada edisi 1994. Edisi 2026 menjadi momentum kembalinya turnamen sepak bola terbesar dunia itu ke Negeri Paman Sam, kali ini bersama Kanada dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama.
Selama dua periode masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat, Trump dikenal kerap menghadiri berbagai ajang olahraga bergengsi, seperti Super Bowl, US Open, Ryder Cup, Daytona 500, hingga final Piala Dunia Antarklub.
Hubungan Trump dengan FIFA juga terbilang cukup erat. Dalam beberapa kesempatan, Gianni Infantino tampil bersama Trump dalam berbagai agenda FIFA, termasuk pengundian Piala Dunia dan penyerahan FIFA Peace Prize.
Sebelumnya, Trump juga sempat menghubungi Infantino terkait kartu merah yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. FIFA kemudian membatalkan larangan bermain satu pertandingan terhadap Balogun, meski Amerika Serikat tetap harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 1-4.







