TANGERANG SELATAN- Penunjukan Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol menjadi sorotan publik sepak bola dunia. FIFA resmi menunjuk pengadil asal Slovenia itu untuk memimpin partai puncak yang akan digelar di New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026 waktu setempat.
Vincic akan didampingi dua kompatriotnya, Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic, sebagai asisten wasit pertama dan kedua. Sementara posisi wasit keempat diisi Adham Makhadmeh, sedangkan Mohammad Alkalaf bertugas sebagai asisten wasit cadangan.
Dilansir dari Beritasatu.com, selain final, FIFA juga mengumumkan perangkat pertandingan untuk laga perebutan tempat ketiga antara Inggris vs Prancis. Pertandingan tersebut akan dipimpin wasit asal Venezuela, Jesus Valenzuela, yang didampingi Jorge Urrego dan Tulio Moreno sebagai hakim garis.
Pernah Picu Protes Barcelona
Meski dikenal sebagai salah satu wasit elite Eropa, Vincic memiliki rekam jejak sejumlah keputusan kontroversial pada pertandingan besar Liga Champions.
Salah satu yang paling diingat terjadi pada fase grup Liga Champions Barcelona vs Inter Milan pada Oktober 2022. Saat itu, Vincic menganulir gol penyeimbang Barcelona di menit-menit akhir setelah meninjau tayangan VAR.
Ia memutuskan bahwa Ansu Fati melakukan handball dalam proses terjadinya gol. Keputusan tersebut memicu kemarahan pelatih Barcelona saat itu, Xavi Hernandez, dan klub Catalan bahkan mengajukan protes resmi kepada UEFA. Namun, hasil pertandingan tetap tidak berubah.
Manchester United Juga Pernah Dirugikan?
Kontroversi lain muncul saat Manchester United menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Maret 2022 di Old Trafford.
Dalam pertandingan itu, Vincic mengesahkan gol Renan Lodi yang menjadi penentu kemenangan Atletico. Para pemain Manchester United menilai telah terjadi pelanggaran terhadap Anthony Elanga sebelum gol tercipta.
Meski mendapat protes keras, Vincic tetap pada keputusannya. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam laga dan memastikan langkah Manchester United terhenti di Liga Champions. Keputusan itu pun menuai kritik tajam dari pemain maupun suporter Setan Merah.
Argentina dan Spanyol Melaju Meyakinkan
Di tengah sorotan terhadap wasit final, kedua tim datang ke partai puncak dengan performa impresif.
Argentina memastikan tiket final setelah mengalahkan Inggris 2-1. Sempat tertinggal oleh gol Anthony Gordon, La Albiceleste bangkit melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Lionel Messi menjadi aktor penting dengan menyumbang dua assist.
Sementara itu, Spanyol melaju ke final pertama mereka sejak 2010 usai menundukkan Prancis 2-0. Gol dicetak Mikel Oyarzabal melalui penalti setelah aksi Lamine Yamal, serta Pedro Porro di babak kedua.
Kemenangan tersebut membuat La Roja mencatatkan enam clean sheet dari tujuh pertandingan sepanjang turnamen, menegaskan solidnya lini pertahanan mereka.
Publik Menanti Kepemimpinan yang Adil
Kini perhatian dunia tertuju pada Slavko Vincic. Pengalaman panjangnya di kompetisi internasional membuat FIFA percaya ia mampu memimpin laga terbesar di sepak bola dunia.
Namun, publik berharap kepemimpinannya pada final Argentina vs Spanyol berlangsung adil dan minim kontroversi, sehingga bayang-bayang keputusan kontroversial di Liga Champions tidak kembali terulang pada laga penentuan juara Piala Dunia 2026.







