JAKARTA – Pertemuan perdamaian antara Ruben Onsu dan Sarwendah dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026. Menjelang agenda tersebut, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyampaikan peringatan kepada pihak Sarwendah agar kesepakatan yang nantinya dicapai benar-benar dijalankan.
Minola mengungkapkan, Ruben dan Sarwendah sebenarnya pernah bertemu pada 2024 dan menyepakati pembagian waktu bersama anak-anak yang kemudian dituangkan dalam akta notaris. Namun, menurutnya, kesepakatan tersebut tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
“Jangan terulang seperti pada 2024. Kita mau fakta, dan kita enggak mau hanya sebatas omon-omon saja,” tegas Minola Sebayang, dikutip dari kanal Intens Investigasi, dikutip Selasa, 30 Juni.
Dalam kesempatan itu, Minola juga menyinggung rencana Ruben Onsu mengajukan gugatan hak asuh terhadap kedua putrinya, Thalia dan Thania.
Menurut Minola, salah satu hal yang membuat Ruben semakin mantap memperjuangkan hak asuh adalah karena ia merasa prihatin melihat anak-anaknya yang masih di bawah umur dilibatkan dalam siaran langsung untuk mempromosikan produk.
Minola menyebut Ruben telah berulang kali mengingatkan Sarwendah agar tidak melibatkan anak-anak dalam aktivitas tersebut. Namun, menurutnya, imbauan itu tidak diindahkan.
“Ruben itu selalu mengingatkan agar jangan melibatkan anak-anak kepada saudari S saat live, apalagi diajak dalam mempromosikan produk,” tuturnya.
Selain itu, Minola mengatakan Ruben juga merasa kedua putrinya tidak berada dalam lingkungan yang aman. Ia menambahkan, Ruben mengaku tidak memperoleh hak untuk bertemu anak-anaknya selama tiga hari dalam sepekan sebagaimana yang diharapkannya.
“Ketika melihat hal itu, klien kami semakin mantap melakukan upaya hak asuh untuk segera diambil karena Ruben merasa anak-anak tidak berada dalam lingkungan yang aman. Selain itu haknya untuk berkumpul hingga tiga hari dalam satu minggu juga tidak didapatkan,” tutupnya.







