DALAM upaya meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan bisnis pada sektor usaha kuliner, empat mahasiswa dari Program Studi [Nama Prodi], [Nama Universitas], melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Analisis Profitabilitas Produk dan Penentuan Harga Jual Strategis”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 14 April 2026 di Likely Cafe & Resto, yang berlokasi di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman pelaku usaha mengenai analisis profitabilitas dan strategi penentuan harga jual yang tepat dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Di tengah perkembangan industri kuliner yang terus meningkat, kemampuan dalam mengelola biaya dan menentukan harga jual menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan keuntungan.
Likely Cafe & Resto dipilih sebagai mitra kegiatan karena merupakan salah satu usaha kuliner yang terus berkembang dan memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan usaha. Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa berupaya memberikan wawasan dan pendampingan mengenai pentingnya analisis biaya, perhitungan laba, serta strategi penetapan harga yang sesuai dengan kondisi pasar.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan observasi dan pengumpulan informasi terkait produk yang dijual, struktur biaya operasional, serta metode penentuan harga yang selama ini diterapkan oleh pihak usaha. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar keputusan penentuan harga masih didasarkan pada perkiraan biaya dan kondisi pasar secara umum. Padahal, perhitungan yang lebih terstruktur dapat membantu usaha memperoleh keuntungan yang lebih optimal.
Pada sesi pemaparan materi, tim mahasiswa menjelaskan konsep dasar profitabilitas sebagai salah satu indikator penting dalam mengukur kinerja usaha. Profitabilitas menunjukkan kemampuan suatu bisnis dalam menghasilkan laba dari aktivitas operasional yang dijalankan. Dengan melakukan analisis profitabilitas, pelaku usaha dapat mengetahui tingkat efisiensi penggunaan sumber daya dan mengidentifikasi produk yang memberikan kontribusi keuntungan terbesar.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengidentifikasi biaya tetap dan biaya variabel dalam proses produksi. Biaya tetap meliputi pengeluaran yang relatif tidak berubah meskipun volume penjualan meningkat atau menurun, seperti biaya sewa tempat dan penyusutan peralatan. Sementara itu, biaya variabel merupakan biaya yang berubah sesuai dengan jumlah produk yang dihasilkan, seperti bahan baku dan kemasan produk.
Pemahaman mengenai komponen biaya tersebut menjadi dasar dalam menentukan harga jual yang tepat. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan metode penentuan harga jual berbasis biaya (cost-based pricing) yang dikombinasikan dengan pertimbangan kondisi pasar. Melalui pendekatan tersebut, harga jual tidak hanya mampu menutupi seluruh biaya yang dikeluarkan, tetapi juga memberikan margin keuntungan yang sesuai dengan target usaha.
Sebagai bagian dari proses pendampingan, tim mahasiswa melakukan simulasi perhitungan harga jual terhadap beberapa produk yang dimiliki oleh Likely Cafe & Resto. Simulasi dilakukan dengan menghitung seluruh komponen biaya yang terlibat dalam proses produksi, kemudian menentukan margin keuntungan yang realistis berdasarkan karakteristik pasar dan daya beli konsumen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa terdapat peluang untuk melakukan penyesuaian harga pada beberapa produk guna meningkatkan profitabilitas tanpa mengurangi daya saing usaha.
Diskusi yang berlangsung selama kegiatan mendapat respons positif dari pihak manajemen dan karyawan Likely Cafe & Resto. Mereka mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya pencatatan biaya yang lebih rinci serta manfaat analisis profitabilitas dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis. Materi yang diberikan dinilai relevan dengan kebutuhan usaha dan dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas operasional sehari-hari.
Selain memberikan manfaat bagi mitra usaha, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi nyata di lapangan. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan yang dihadapi pelaku usaha serta pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi berbasis ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan Likely Cafe & Resto, khususnya dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan dan strategi penetapan harga produk. Dengan penerapan analisis profitabilitas yang lebih baik, usaha diharapkan mampu meningkatkan keuntungan, menjaga keberlanjutan bisnis, serta memperkuat daya saing di tengah industri kuliner yang terus berkembang.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha, kegiatan PKM menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengelolaan bisnis mereka.
Penulis:
Tim PKM
- Susi Susilawati
- Shinta Febriyanti
- Ravisha Nur Khalifah
- Asih Nurasih







