SUMBER daya manusia merupakan aset strategis bagi organisasi, termasuk perusahaan ritel. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis proses rekrutmen dan seleksi karyawan di Labstore Universitas Pamulang. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen dan seleksi di Labstore telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat beberapa kesenjangan dengan teori manajemen sumber daya manusia, terutama pada penggunaan metode seleksi yang lebih terstruktur dan sistem penilaian kompetensi. Artikel ini memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan SDM di Labstore.
Pendahuluan
Perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif menuntut organisasi memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan kerja. Dalam kondisi tersebut, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi aset strategis yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan manajemen sumber daya manusia yang efektif, terutama melalui proses rekrutmen dan seleksi.
Rekrutmen dan seleksi merupakan fungsi utama manajemen sumber daya manusia yang bertujuan memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan organisasi. Menurut Dessler (2020), rekrutmen adalah proses menarik calon karyawan yang memenuhi kualifikasi untuk mengisi posisi tertentu, sedangkan seleksi merupakan proses memilih kandidat terbaik yang sesuai dengan persyaratan pekerjaan dan budaya organisasi. Efektivitas kedua proses tersebut sangat menentukan kualitas tenaga kerja yang dihasilkan serta berdampak pada produktivitas, kinerja, dan keberlangsungan organisasi.
Pada sektor ritel, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor penting karena karyawan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Kompetensi seperti komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama diperlukan untuk mendukung kualitas pelayanan yang optimal. Oleh karena itu, sistem rekrutmen dan seleksi yang tepat menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan ritel.
Labstore Universitas Pamulang merupakan unit usaha ritel yang beroperasi di lingkungan perguruan tinggi dan melayani kebutuhan civitas akademika. Berbeda dengan perusahaan ritel pada umumnya, sebagian besar pelamar yang direkrut berasal dari kalangan mahasiswa aktif yang harus menyeimbangkan aktivitas akademik dan pekerjaan. Kondisi ini menimbulkan tantangan tersendiri dalam memperoleh tenaga kerja yang kompeten dan memiliki komitmen kerja yang baik.
Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa efektivitas rekrutmen dan seleksi berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia dan kinerja organisasi. Namun, sebagian besar penelitian masih berfokus pada perusahaan manufaktur, jasa, dan organisasi bisnis umum.
Penelitian yang mengkaji proses rekrutmen dan seleksi pada unit usaha ritel berbasis perguruan tinggi masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai praktik rekrutmen dan seleksi pada lingkungan ritel kampus yang memiliki karakteristik tenaga kerja yang unik.
Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses rekrutmen dan seleksi yang diterapkan di Labstore Universitas Pamulang serta membandingkannya dengan konsep manajemen sumber daya manusia modern guna mengidentifikasi kesesuaian dan aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Tinjauan Teori
- Manajemen Sumber Daya Manusia
Armstrong (2021) menyatakan bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan pendekatan strategis dalam mengelola aset manusia untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan menciptakan keunggulan kompetitif. Dessler (2020) menambahkan bahwa MSDM mencakup perencanaan, rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, kompensasi, dan penilaian kinerja.
- Rekrutmen
Rekrutmen merupakan proses mencari dan menarik calon tenaga kerja yang memenuhi persyaratan pekerjaan (Dessler, 2020). Rekrutmen yang dilakukan secara efektif dapat meningkatkan peluang organisasi memperoleh kandidat yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan jabatan. Penelitian Yulistiyono et al. (2023) menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang baik berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja karyawan.
- Seleksi
Seleksi merupakan proses penyaringan kandidat untuk menentukan individu yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi (Dessler, 2020). Kharisma dan Wening (2023) menjelaskan bahwa penggunaan metode seleksi yang tepat mampu meningkatkan kualitas penerimaan karyawan serta mengurangi risiko kesalahan penempatan tenaga kerja.
- Competency-Based Recruitment
Spencer dan Spencer (1993) menjelaskan bahwa kompetensi adalah karakteristik dasar individu yang berkaitan dengan kinerja unggul. Pendekatan berbasis kompetensi menekankan pada kompetensi perilaku seperti komunikasi, integritas, kerja sama tim, dan tanggung jawab.
Hasil penelitian Hutamto dan Nugroho (2022) menunjukkan bahwa kompetensi memiliki peran sebagai variabel yang memperkuat hubungan antara proses rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja karyawan.
- Person-Job Fit Theory
Kristof-Brown, Zimmerman, dan Johnson (2005) menyatakan bahwa kesesuaian antara karakteristik individu dan tuntutan pekerjaan berpengaruh terhadap kinerja, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi.
Metode Penelitian
- Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena mampu memberikan gambaran secara mendalam mengenai proses rekrutmen dan seleksi yang diterapkan di Labstore Universitas Pamulang.
- Objek Penelitian
Objek penelitian adalah Labstore Universitas Pamulang yang merupakan unit usaha ritel di lingkungan perguruan tinggi dan melayani kebutuhan civitas akademika Universitas Pamulang.
- Teknik Pengumpulan Data
Data penelitian diperoleh melalui beberapa teknik pengumpulan data, yaitu:
- Wawancara Semi-Terstruktur
Wawancara dilakukan dengan pihak manajemen Labstore untuk memperoleh informasi mengenai kebijakan dan pelaksanaan rekrutmen serta seleksi karyawan.
2. Observasi
Observasi dilakukan secara langsung terhadap aktivitas operasional perusahaan guna memahami implementasi proses rekrutmen dan seleksi dalam praktik kerja sehari-hari.
3. Dokumentasi
Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data penelitian berupa dokumen, catatan operasional, dan informasi lain yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia.
- Teknik Analisis Data
Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik ini digunakan untuk memperoleh pemahaman yang sistematis mengenai proses rekrutmen dan seleksi yang diterapkan di Labstore Universitas Pamulang.
- Waktu dan Lokasi Penelitian
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di Labstore Universitas Pamulang Kampus Pusat yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan, Banten.
HASIL DAN PEMBAHASAN
- Proses Rekrutmen di Labstore Universitas Pamulang
Proses rekrutmen diawali dengan identifikasi kebutuhan tenaga kerja ketika terdapat posisi kosong atau peningkatan aktivitas operasional. Informasi lowongan pekerjaan disebarluaskan melalui media sosial, jaringan internal kampus, dan rekomendasi karyawan yang telah bekerja sebelumnya.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak manajemen, diketahui bahwa sumber rekrutmen utama berasal dari mahasiswa aktif Universitas Pamulang yang memiliki minat untuk bekerja sambil melanjutkan pendidikan.
“Sebagian besar pelamar berasal dari mahasiswa aktif Universitas Pamulang karena lokasi kerja yang dekat dengan lingkungan kampus sehingga lebih memudahkan pengaturan waktu antara kuliah dan pekerjaan.”
Temuan ini menunjukkan bahwa Labstore memanfaatkan sumber rekrutmen internal kampus sebagai strategi memperoleh calon tenaga kerja yang sesuai dengan karakteristik organisasi.
Penelitian Yulistiyono et al. (2023) menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang efektif dapat meningkatkan kualitas karyawan dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Namun demikian, sumber rekrutmen yang terbatas berpotensi mengurangi keberagaman kandidat yang tersedia.
- Seleksi yang Menitikberatkan pada Karakter dan Potensi
Tahapan seleksi dilakukan melalui pemeriksaan administrasi dan wawancara. Aspek yang menjadi fokus penilaian meliputi kejujuran, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, tanggung jawab, serta kemauan untuk belajar.
Berdasarkan hasil wawancara diperoleh informasi bahwa karakter dan sikap kerja menjadi pertimbangan utama dalam proses seleksi.
“Kami lebih mengutamakan kedisiplinan, kejujuran, dan kemauan belajar dibandingkan pengalaman kerja karena sebagian besar pelamar merupakan mahasiswa.”
Pendekatan tersebut sejalan dengan teori Competency-Based Recruitment yang dikemukakan Spencer dan Spencer (1993) bahwa kompetensi perilaku merupakan salah satu faktor yang dapat memprediksi keberhasilan seseorang dalam pekerjaan.
- Program Orientasi bagi Karyawan Baru
Setelah dinyatakan diterima, karyawan baru mengikuti program orientasi yang meliputi pengenalan produk, penggunaan sistem kasir, pelayanan pelanggan, serta budaya kerja perusahaan.
Program orientasi bertujuan untuk membantu karyawan memahami tugas dan tanggung jawab pekerjaan sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja secara lebih cepat.
- Analisis Kesenjangan antara Praktik dan Teori Rekrutmen serta Seleksi
Berdasarkan hasil penelitian, proses rekrutmen dan seleksi di Labstore Universitas Pamulang telah berjalan cukup baik dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Namun, masih terdapat beberapa kesenjangan apabila dibandingkan dengan teori manajemen sumber daya manusia modern.
Pada aspek rekrutmen, Labstore memanfaatkan media sosial, jaringan internal kampus, dan rekomendasi karyawan sebagai sumber pencarian kandidat. Meskipun metode ini cukup efektif, cakupan rekrutmen masih terbatas dibandingkan teori yang menganjurkan penggunaan berbagai sumber rekrutmen internal dan eksternal (Armstrong, 2021). Oleh karena itu, perusahaan perlu memperluas saluran rekrutmen agar memperoleh kandidat yang lebih beragam.
Pada aspek seleksi, proses yang diterapkan masih berfokus pada administrasi dan wawancara. Menurut Dessler (2020), seleksi yang efektif sebaiknya didukung oleh tes kompetensi, psikotes, dan simulasi kerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa metode seleksi di Labstore sudah cukup baik, namun belum sepenuhnya mampu mengukur kompetensi kandidat secara objektif.
Selain itu, penilaian kompetensi kandidat masih didasarkan pada hasil wawancara dan observasi umum. Padahal, Spencer dan Spencer (1993) menekankan pentingnya standar kompetensi yang terukur sebagai dasar pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penyusunan indikator kompetensi yang jelas diperlukan untuk meningkatkan akurasi penilaian kandidat.
Kesenjangan juga ditemukan pada aspek evaluasi rekrutmen dan seleksi. Saat ini belum terdapat evaluasi berkala yang digunakan untuk mengukur efektivitas proses perekrutan. Akibatnya, perusahaan belum dapat menilai keberhasilan rekrutmen secara sistematis. Penerapan indikator kinerja seperti tingkat retensi dan turnover karyawan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas evaluasi.
Pada aspek dokumentasi dan orientasi karyawan baru, pengelolaan data pelamar masih dilakukan secara sederhana dan materi orientasi belum terdokumentasi secara formal. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Labstore masih memerlukan pengembangan melalui penyusunan database kandidat yang terintegrasi serta Standar Operasional Prosedur (SOP) orientasi yang lebih terstruktur.
Secara keseluruhan, proses rekrutmen dan seleksi di Labstore telah berjalan cukup efektif, namun masih diperlukan perbaikan pada aspek sumber rekrutmen, metode seleksi, standar kompetensi, evaluasi, dokumentasi, dan orientasi karyawan agar lebih sesuai dengan prinsip manajemen sumber daya manusia modern.
- Implikasi terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia
Perbaikan Proses rekrutmen dan seleksi akan meningkatkan kualitas karyawan, efisiensi kerja, dan kepuasan pelanggan. Pendekatan berbasis kompetensi dan kesesuaian individu-pekerjaan (person-job fit) dapat meningkatkan kinerja dan retensi karyawan (Kristof-Brown et al., 2005).
- Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya dilakukan pada satu objek penelitian, yaitu Labstore Universitas Pamulang, dengan ruang lingkup yang terbatas pada proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Oleh karena itu, hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan pada seluruh perusahaan ritel.
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
- Kesimpulan
Rekrutmen dan seleksi di Labstore Universitas Pamulang telah berjalan cukup baik, terutama dalam menilai karakter dan potensi kandidat. Namun, terdapat kesenjangan pada variasi sumber rekrutmen dan penggunaan metode seleksi yang lebih terstruktur. Perbaikan pada aspek tersebut dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Hasil penelitian ini mendukung temuan Yulistiyono et al. (2023), Hutamto dan Nugroho (2022), serta Zahra dan Riyanto (2024) yang menyatakan bahwa efektivitas rekrutmen dan seleksi berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kinerja organisasi.
- Rekomendasi
- Memperluas sumber rekrutmen melalui job portal dan kerjasama komunitas.
- Menambahkan metode seleksi seperti tes kompetensi, psikotes, dan simulasi kerja.
- Mengembangkan sistem penilaian berbasis kompetensi.
- Melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas rekrutmen dan seleksi.
DAFTAR PUSTAKA
Armstrong, M. (2021). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.
Hutamto, D. S., & Nugroho, A. (2022). Pengaruh rekrutmen dan kriteria seleksi terhadap kinerja karyawan melalui kompetensi pada PT Tractorindo Mitra Utama. Jurnal Manajerial, 9(2), 120–132.
Kharisma, I. M., & Wening, N. (2023). Peran rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja karyawan perusahaan: Sebuah tinjauan literatur sistematik. Jurnal E-Bis, 7(1), 61–80.
Kristof-Brown, A. L., Zimmerman, R. D., & Johnson, E. C. (2005). Consequences of individuals’ fit at work: A meta-analysis of person-job, person-organization, person-group, and person-supervisor fit. Personnel Psychology, 58(2), 281–342.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2022). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2023). Organizational behavior (19th ed.). Pearson.
Simamora, H. (2021). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). STIE YKPN.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.
Sutrisno, E. (2023). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Yulistiyono, A., Suryaningrum, D. A., & Zulaekah. (2023). Pengaruh rekrutmen, seleksi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada PT Jasamarga Tollroad Operator. Jurnal Comparative: Ekonomi dan Bisnis, 5(2), 169–178.
Zahra, D. A., & Riyanto, A. (2024). Pengaruh rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja karyawan pada Yayasan Bintara Cakra Buana Kota Depok. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(1), 45–56.
Penulis:
Muhammad Farhan
Danang Sujatmiko
R.S. Robi Septa Perbawa
Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang







