JAKARTTA – Sejumlah perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, diterima oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden pada Senin sore, 15 Juni.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah massa mahasiswa tidak dapat melanjutkan aksi menuju kawasan Istana Negara untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.
Sebagai tindak lanjut, beberapa perwakilan mahasiswa diundang untuk berdialog dengan Wapres Gibran guna menyampaikan berbagai aspirasi dan pandangan terkait kondisi sosial, ekonomi, serta sejumlah kebijakan pemerintah yang menjadi perhatian mereka.
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah isu yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat. Di antaranya adalah penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Umum Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi, mengatakan pihaknya berharap pemerintah dapat menindaklanjuti berbagai masukan yang telah disampaikan dalam pertemuan tersebut.
“Kami ingin pemerintah mendengar langsung suara mahasiswa dan masyarakat. Sejumlah persoalan yang kami sampaikan hari ini berkaitan dengan kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat serta evaluasi terhadap sejumlah program pemerintah,” ujar Muhammad Abdi dikutip dari Beritasatu.
Menurut para mahasiswa, dialog dengan pemerintah menjadi langkah penting agar aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat tersampaikan secara langsung kepada pengambil kebijakan.
Mereka juga berharap komunikasi yang terjalin melalui pertemuan tersebut dapat membuka ruang diskusi yang lebih luas antara pemerintah dan kalangan mahasiswa mengenai berbagai persoalan nasional.
Pertemuan antara perwakilan mahasiswa dan Wapres Gibran Rakabuming Raka diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih konstruktif dalam membahas isu-isu strategis, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat dan efektivitas program-program pemerintah yang saat ini tengah berjalan.







