KOTA MEKSIKO – Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah baru dengan menghadirkan tiga upacara pembukaan terpisah di tiga negara tuan rumah, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
Dilansir dari The Independent, Kamis (11/6/2026), masing-masing negara penyelenggara akan menggelar opening ceremony sebelum pertandingan perdana tim nasional mereka. Format ini menjadi yang pertama dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia FIFA.
Konsep tiga upacara pembukaan tersebut dipimpin oleh produser ternama Marco Balich yang dikenal berpengalaman menangani berbagai acara olahraga dan seremoni berskala internasional.
Pembukaan pertama akan digelar di Meksiko pada 11 Juni 2026 di Stadion Azteca, Kota Meksiko. Upacara tersebut akan berlangsung menjelang pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan.
Penyanyi internasional Shakira dan Burna Boy dijadwalkan menjadi penampil utama dalam acara tersebut. Keduanya akan membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 bersama sejumlah musisi internasional lainnya.
Sementara itu, Kanada akan menggelar upacara pembukaan pada 12 Juni 2026 di BMO Field, Toronto, sebelum pertandingan Kanada menghadapi Bosnia dan Herzegovina.
Penyanyi asal Kanada Michael Bublé dipercaya menjadi bintang utama pada acara pembukaan tersebut. Selain itu, panggung juga akan dimeriahkan oleh Alessia Cara, Alanis Morissette, Elyanna, Vegedream, serta sejumlah musisi lainnya.
Adapun upacara pembukaan di Amerika Serikat akan berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, menjelang laga Amerika Serikat melawan Paraguay.
Penyanyi pop dunia Katy Perry akan memimpin pertunjukan spektakuler tersebut. Sejumlah musisi internasional lainnya seperti Future, Tyla, Lisa Blackpink, Rema, dan Anitta juga dijadwalkan tampil memeriahkan acara.
Dengan konsep tiga upacara pembukaan yang digelar di tiga negara berbeda, Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan perayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola dunia.
Rangkaian acara tersebut menjadi penanda dimulainya turnamen terbesar FIFA yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara peserta dan digelar secara bersama oleh tiga negara tuan rumah di kawasan Amerika Utara.







