• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

ASN Pemprov Banten Sulap Botol Bekas Jadi Kebun Mini, Panen Sayur dari Rumah

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 23, 2026
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 2min read
ASN Pemprov Banten Sulap Botol Bekas Jadi Kebun Mini, Panen Sayur dari Rumah

Foto: Pemprov Banten

226
SHARES
2.6k
VIEWS

SERANG– Berkebun dari rumah ternyata tidak harus membutuhkan lahan luas maupun biaya besar. Dengan memanfaatkan botol dan galon bekas, kegiatan bercocok tanam dapat dilakukan secara praktis, hemat air, serta minim penggunaan listrik.

Cara ini dipraktikkan oleh Rinon Agus Wijanarko, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Banten. Melalui metode yang sederhana, ia berhasil menghasilkan berbagai sayuran segar langsung dari rumahnya sendiri.

Menurut Rinon, berkebun di rumah bukan hanya soal menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi sarana melepas penat di tengah rutinitas pekerjaan.

“Berkebun dari rumah menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi rasa lelah dan penat setelah aktivitas bekerja,” ujarnya.

BACA JUGA :  Video Pasangan Kekasih Diduga Mesum di Restoran SCBD Viral di Medsos, Polisi Turun Tangan

Beragam jenis tanaman dapat dibudidayakan di pekarangan rumah, mulai dari sayuran, tanaman herbal, hingga tanaman hortikultura.

Untuk kelompok sayuran, jenis yang bisa ditanam antara lain pakcoy, sawi, selada air, bayam, dan kangkung.

Sementara tanaman herbal meliputi kemangi, kucai, jahe, kunyit, ketumbar, mint, hingga daun bawang. Sedangkan tanaman hortikultura yang dapat dibudidayakan antara lain stroberi, melon, timun, kacang panjang, tomat ceri, paprika, terong, dan cabai.

Semi Hidroponik Jadi Solusi Lahan Sempit

Rinon menggunakan metode semi hidroponik atau irigasi kapiler. Teknik ini memadukan media tanam berpori seperti tanah dan sekam dengan nutrisi cair yang diserap menggunakan sumbu kain flanel.

Metode tersebut dinilai cocok diterapkan bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas karena tidak membutuhkan instalasi rumit maupun penggunaan listrik dalam jumlah besar.

BACA JUGA :  Liburan Sendirian, Kenapa Tidak? Persiapkan 7 Langkah Ini!

Dalam penerapannya, Rinon membagi proses berkebun ke dalam beberapa tahapan agar lebih terukur dan efisien.

Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan media tanam menggunakan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang kambing dengan komposisi 1:1:1. Galon bekas yang digunakan juga diberi lubang pembuangan agar air tidak menggenang saat hujan.

Untuk nutrisi, ia memanfaatkan larutan AB Mix dengan takaran 5 mililiter untuk 500 mililiter air.

Selanjutnya, benih disemai dalam wadah bekas hingga berkecambah selama sekitar tiga hingga tujuh hari. Setelah tumbuh, bibit dipindahkan ke media utama dengan hati-hati agar akar tidak rusak.

Dalam proses perawatan, Rinon rutin memberikan pupuk cair, termasuk pupuk organik yang dibuat dari limbah dapur. Ia juga menggunakan pestisida alami berbahan air sabun atau bawang putih untuk mengendalikan hama tanpa bahan kimia.

BACA JUGA :  Pendaftaran Abang Nona Tangsel 2025 Resmi Diperpanjang

Menurutnya, momen panen menjadi bagian paling memuaskan karena hasil sayuran dari kebun sendiri cenderung lebih segar, renyah, dan bebas pestisida kimia.

“Berkebun bukan hanya soal kebutuhan pangan, tetapi juga menyangkut kesehatan mental, kemandirian pangan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar rumah, siapa pun dapat mulai berkebun dan ikut berkontribusi menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus menghijaukan lingkungan.

Tags: ASN Pemprov BantenSulap Botol Bekas Jadi Kebun Mini
Previous Post

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 23 Mei 2026 Turun, Galeri24 dan UBS Kompak Melemah

Next Post

BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali Melalui Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali Melalui Akad Massal KUR 1.000 UMKM

BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali Melalui Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com