• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Girry Pratama Menyuarakan ke Komisi VII DPR RI soal Ekosistem Perfilman Nasional agar Lebih Baik dan Adil

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Mei 21, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Girry Pratama Menyuarakan ke Komisi VII DPR RI soal Ekosistem Perfilman Nasional agar Lebih Baik dan Adil
289
SHARES
2.3k
VIEWS

JAKARTA – Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional bersama para pelaku industri perfilman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai persoalan dalam ekosistem perfilman nasional, mulai dari distribusi film, ruang tayang bagi rumah produksi kecil, hingga dukungan pemerintah terhadap perkembangan ide kreatif sineas muda.

Dalam forum tersebut, Girry Pratama sebagai pelaku dari industri film menyampaikan harapan agar pemerintah hadir menciptakan sistem distribusi yang lebih adil bagi seluruh rumah produksi (PH), khususnya PH independen yang selama ini dinilai kesulitan memperoleh akses layar bioskop.

Salah satu pelaku perfilman yang hadir menilai rapat tersebut membuka peluang baru bagi perkembangan industri film nasional. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar sineas baru lebih berani menghadirkan ide-ide kreatif tanpa rasa khawatir film mereka tidak mendapatkan kesempatan tayang.

BACA JUGA :  Trade-In Mobil Bekas Kolaborasi Astra Financial dan OLXmobbi di GIIAS 2025

“Rapat kemarin membuka peluang baru untuk ekosistem perfilman yang lebih baik. Dengan adanya dukungan pemerintah, pemain-pemain baru akan lebih berani mengembangkan ide kreatif dalam pembuatan film ke depan,” ujar Girry Pratama Produser Kain kafan Hitam.

Ia menjelaskan, selama ini banyak rumah produksi kecil mengalami hambatan karena ketidakpastian distribusi film. Kondisi tersebut membuat sejumlah kreator ragu untuk mengembangkan karya baru.

“Namanya ide itu tidak terbatas dan tidak bisa dibatasi. Kalau ada pemain baru ingin membuat film, jangan langsung dibatasi hanya karena dianggap belum punya pasar. Kalau film pertamanya belum sukses, itu bukan berarti mereka tidak bisa belajar dan berkembang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti banyaknya film independen yang harus menunggu hingga bertahun-tahun untuk mendapatkan jadwal tayang. Menurutnya, situasi tersebut berdampak besar terhadap keberlangsungan operasional rumah produksi kecil.

BACA JUGA :  DPR Prihatin, Izin Kelola Tambang ke Ormas Bisa Rusak Tata Kelola Minerba

“Saya sudah membuat 12 film dan sekarang masih ada dua film yang belum tayang. Bagaimana PH kecil bisa membuat film baru lagi kalau film lama saja belum mendapat kepastian tayang,” tambahnya lagi.

Girry juga menegaskan bahwa industri film tidak hanya berbicara soal hiburan, tetapi turut membuka lapangan pekerjaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Karena itu, ia berharap pemerintah dapat menghadirkan regulasi yang mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan bisnis jaringan bioskop dan keberlangsungan rumah produksi kecil.

“Kami paham bioskop juga perusahaan swasta yang harus mencari keuntungan. Tapi jangan sampai hanya PH besar yang terus tumbuh, sementara PH kecil kesulitan bertahan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Menteri BUMN Bentuk Jabatan Wakil Dirut Pertamina, Komisi VII: Tak Ada Urgensinya

Dalam kesempatan itu, ia juga mempertanyakan standar penilaian film yang dianggap tidak layak tayang. Menurutnya, ketidakjelasan sistem tersebut membuat banyak rumah produksi menanggung kerugian besar akibat biaya operasional yang terus berjalan.

“Kalau film sampai tiga atau empat tahun belum tayang, kami harus tetap menanggung biaya operasional, menggaji karyawan marketing hingga tim media sosial. Kalau terus seperti ini, banyak PH kecil yang tidak mampu bertahan,” katanya.

RDP Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pemerintah dan DPR RI untuk merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada pemerataan distribusi film nasional, sekaligus menciptakan iklim industri perfilman yang sehat, kompetitif, dan berkeadilan bagi seluruh pelaku industri.

Tags: Komisi VII DPR RIPerfilman Nasional
Previous Post

Selamat! Fuji Masuk Nominasi 100 Wajah Tercantik Dunia Versi TC Candler

Next Post

Paula Verhoeven Ungkap Status KTP Berubah Jadi Cerai Hidup, Sebut Awal Babak Baru

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Hadirkan Saksi di Sidang Cerai, Paula Bantah Tudingan Baim Soal Anak Alami Trauma

Paula Verhoeven Ungkap Status KTP Berubah Jadi Cerai Hidup, Sebut Awal Babak Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com