JAKARTA – Koalisi aktivis pro-Palestina Global Sumud Flotilla (GSF) mengonfirmasi seluruh kapal yang terlibat dalam konvoi pelayaran terbaru untuk menembus blokade Gaza telah dicegat oleh pasukan Zionis Israel.
“Semua kapal telah dicegat. Kami menunggu informasi terbaru terkait penculikan ilegal mereka,” kata GSF melalui platform Telegram pada Selasa, 19 Mei.
Konvoi bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza tersebut diketahui berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April lalu.
Pada malam 29 hingga 30 April, para aktivis menyebut pasukan Israel mengambil alih kapal mereka di dekat Pulau Kreta. Mereka juga menuduh pasukan Zionis merusak mesin kapal dan sistem navigasi sebelum meninggalkan armada tersebut.
Situasi kembali memanas pada Senin, 18 Mei, ketika kapal misi kemanusiaan itu disebut dikepung dan mengalami pencegatan paksa oleh kapal perang Zionis di perairan internasional, sekitar 250 mil laut dari pesisir Gaza.
Sebelumnya, pada akhir Maret, koalisi aktivis tersebut menyatakan misi flotilla terbaru akan melibatkan sekitar 100 kapal dengan lebih dari 2.000 peserta yang ikut dalam aksi solidaritas kemanusiaan untuk Gaza.







