• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Pemanis Alami untuk Diabetes, Stevia atau Agave yang Lebih Baik?

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Mei 18, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 4min read
Pemanis Alami untuk Diabetes, Stevia atau Agave yang Lebih Baik?
227
SHARES
2.1k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Bagi banyak orang, khususnya penderita diabetes maupun pradiabetes, mengurangi asupan gula tidak selalu berarti harus sepenuhnya meninggalkan rasa manis. Kini tersedia berbagai pemanis alami yang diklaim lebih ramah terhadap kadar gula darah, termasuk stevia dan agave yang kerap dibandingkan satu sama lain.

Pertanyaannya, mana yang lebih baik untuk membantu menjaga gula darah tetap stabil? Para ahli menyebut jawabannya bergantung pada kebutuhan tubuh, selera, serta tujuan kesehatan masing-masing individu.

Stevia merupakan pemanis alami tanpa kalori yang berasal dari daun tanaman Stevia rebaudiana. Karena tidak mengandung gula dan hampir tidak memengaruhi kadar glukosa darah, stevia banyak dipilih oleh penderita diabetes.

Sementara itu, agave atau nektar agave berasal dari tanaman agave dan memiliki rasa lebih manis dibandingkan gula pasir. Pemanis ini juga dikenal mempunyai indeks glikemik (GI) yang lebih rendah.

BACA JUGA :  Cukup 24 Jam Stop Gula dan Tepung, Tubuh Bisa Berubah Drastis! Ini yang Terjadi

Ahli gizi terdaftar, Courtney Pelitera, menjelaskan agave dapat menjadi alternatif bagi orang yang ingin mengurangi lonjakan gula darah.

“Agave memiliki skor indeks glikemik yang sangat rendah, rata-rata sekitar 20, yang berarti dicerna lebih lambat dibandingkan gula pasir dan memiliki dampak lebih kecil terhadap gula darah,” ujar Courtney Pelitera, dikutip dari Prevention.

Sebagai perbandingan, gula pasir memiliki indeks glikemik sekitar 80 sehingga lebih cepat diproses tubuh dan lebih mudah memicu kenaikan kadar gula darah.

Salah satu alasan agave dianggap lebih bersahabat terhadap gula darah adalah kandungan fruktosanya yang tinggi. Agave diketahui mengandung sekitar 80 persen fruktosa dan 20 persen glukosa, sedangkan gula pasir umumnya terdiri dari 50 persen fruktosa dan 50 persen glukosa.

Dokter spesialis endokrinologi, Ankit Shah, menjelaskan kandungan fruktosa yang tinggi membuat respons gula darah tidak melonjak secepat gula biasa.

BACA JUGA :  Satgas Ops Damai Cartenz 2024 Tangkap KKB di Yahukimo

“Molekul fruktosa terlebih dahulu harus dimetabolisme di hati, yang membantu mengurangi lonjakan kadar glukosa darah,” jelas Ankit Shah.

Meski memiliki indeks glikemik rendah, bukan berarti agave bisa dikonsumsi tanpa batas. Fruktosa dalam jumlah berlebihan tetap berpotensi memberikan dampak buruk bagi metabolisme tubuh jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang.

Di sisi lain, stevia menawarkan keuntungan berbeda karena tidak mengandung kalori maupun gula sehingga praktis tidak meningkatkan kadar glukosa darah.

Courtney Pelitera juga merekomendasikan stevia sebagai pilihan bagi orang yang benar-benar ingin menghindari tambahan gula.

“Stevia adalah pemanis alami tanpa kalori yang telah dikaitkan dengan penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes dan tekanan darah tinggi,” bebernya.

Meski demikian, stevia juga memiliki kekurangan yang mungkin tidak cocok untuk semua orang. Sebagian pengguna mengeluhkan rasa akhir yang sedikit pahit atau menyerupai herbal. Pada beberapa kasus, stevia juga dapat memicu gangguan pencernaan ringan.

BACA JUGA :  Matangkan Persiapan Jelang Lawan Jepang, STY Ungkap Kondisi Pemain

Jika fokus utama adalah menjaga gula darah tetap stabil, stevia dinilai lebih unggul karena tidak mengandung gula maupun kalori serta hampir tidak memengaruhi kadar glukosa darah.

Namun, bagi orang yang menginginkan pemanis alami dengan rasa yang lebih mendekati gula biasa untuk campuran minuman atau bahan kue, agave bisa menjadi alternatif selama digunakan dalam jumlah terbatas.

Ankit Shah menegaskan tidak ada satu jenis pemanis yang otomatis paling sehat dibandingkan lainnya.

“Yang terbaik adalah membatasi jumlah gula tambahan jika seseorang menderita diabetes atau pradiabetes,” imbuhnya.

“Pada akhirnya, pilihan sebaiknya disesuaikan dengan selera pribadi dan bagaimana seseorang menggunakannya dalam jumlah yang tidak berlebihan,” lanjut Ankit Shah.

Tags: Bahaya gulaGula Stevia
Previous Post

CFD Rasuna Said Resmi Dimulai 1 Juni, Ini Jam Operasionalnya

Next Post

Tujuh Sapi Kurban Presiden Prabowo di Babel Dirawat Bak Atlet, Dimandikan Tiap Hari

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Tujuh Sapi Kurban Presiden Prabowo di Babel Dirawat Bak Atlet, Dimandikan Tiap Hari

Tujuh Sapi Kurban Presiden Prabowo di Babel Dirawat Bak Atlet, Dimandikan Tiap Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com