• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

MRI Serasa di Kuburan?

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 16, 2026
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 2min read
MRI Serasa di Kuburan?
226
SHARES
2.7k
VIEWS

Catatan Harian ASA

KEMARIN, setelah otot lelah dari perjalanan Trans Jawa Bali selama 2 minggu dan lanjut aktivitas ekspor selama 4 hari berturut-turut dalam kondisi kurang istirahat, tubuh mulai memberi tanda.

Awalnya hanya flu dan batuk biasa.
Tetapi saat tubuh benar-benar lelah, tiba-tiba saya batuk cukup keras… dan mendadak otot punggung belakang bawah langsung kejang.

Saat itu juga saya tak bisa duduk.
Tak bisa berdiri normal.
Tak bisa berjalan beberapa jam.

Kalaupun bergerak, hanya bisa merangkak pelan sambil menahan rasa sakit yang sangat.

Di momen seperti itu, manusia baru sadar…
bahwa tubuh yang selama ini dipakai bekerja tanpa henti ternyata punya batas.

Karena rasa sakitnya sudah sangat luar biasa, saya langsung ke dokter untuk diperiksa.

Setelah melihat kondisi tubuh dan keluhan yang saya alami, saya dirujuk ke dokter ortopedi, dr. Arman Bausat.

Beliau memeriksa kondisi tubuh secara menyeluruh.
Mulai dari posisi duduk, gerakan kaki, refleks saraf, hingga titik nyeri di bagian punggung bawah.

BACA JUGA :  Barito Putera vs Persik Kediri, Macan Putih Waspadai Momen Bagus Laskar Antasari

Lalu beliau menyarankan agar dilakukan MRI untuk melihat kondisi otot, saraf, dan tulang belakang secara lebih detail.

MRI sendiri adalah singkatan dari Magnetic Resonance Imaging.
Yaitu teknologi pemeriksaan tubuh menggunakan magnet berkekuatan tinggi dan gelombang radio untuk melihat bagian dalam tubuh secara detail, terutama saraf, otot, tulang belakang, dan organ dalam, tanpa radiasi seperti rontgen.

Dan, untuk pertama kalinya saya menjalani MRI.

Sebelum masuk ruangan, semua benda logam harus dilepas.
HP, jam tangan, dompet, bahkan celana yang ada resleting pun diminta dibuka dan diganti pakaian khusus.

Karena MRI bukan bekerja dengan radiasi seperti rontgen.
Ia bekerja dengan magnet yang sangat kuat.

Awalnya saya kira biasa saja.
Ternyata pengalaman berada di dalam mesin MRI itu cukup unik… dan sedikit mengguncang perasaan.

BACA JUGA :  Memperingati Hari Bidan dan Harganas, Wali Kota Tangsel Tekankan Penurunan Stunting

Kita diberi headphone dan ditanya ingin mendengar musik apa.
Mereka berusaha membuat pasien nyaman.
Tubuh diberi selimut.
Ruangan dingin karena AC.

Namun saat alat mulai bekerja, suasananya berubah.

Bunyi keras muncul bertubi-tubi.
Lebih keras dari musik yang diputar di telinga.
Kadang seperti suara klakson 5 truk besar.
Kadang seperti bunyi terompet besi yang dipukul dari dalam ruang sempit.

Tak… tak… tak…
Duuukk… duuukk…
Ngingggg…

Selama hampir 30 menit.

Tubuh mulai berkeringat walau ruangan dingin.
Bukan karena di dalam ruang sempit itu agak hangat sekitar 30 derajat.
Tetapi karena suasana yang aneh dan sangat sempit.

Mata hanya bisa melihat beberapa senti di depan wajah.
Tak banyak ruang bergerak.
Tak boleh banyak bergerak.
Dan di saat itulah, entah mengapa… muncul rasa seperti berada di dalam liang yang sunyi.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca: Mayoritas Kota Besar bakal Diguyur Hujan

Serasa di kuburan.

Bukan karena takut mati.
Tetapi karena di ruang sempit itu, manusia tiba-tiba merasa sendirian bersama pikirannya sendiri.

Tak ada keluarga.
Tak ada jabatan.
Tak ada pujian.
Tak ada suara keramaian dunia.

Hanya suara keras mesin…
dan detak hati sendiri.

Sepi sendirian, di ruang super sempit.

Mungkin karena itu banyak orang tidak sadar, bahwa kesehatan adalah nikmat yang sering baru terasa saat kita mulai diperiksa oleh alat-alat rumah sakit.

MRI hari ini bukan hanya memeriksa tubuh.
Tetapi diam-diam juga mengingatkan kita tentang rapuhnya manusia dan suatu saat kita akan sendiri dalam ruang sempit tanpa apa-apa, tanpa siapa-siapa selain hanya diri kita dan amalan kita, serta diriNya dalam satu jiwa.

16 Mei 2026

Salam Hangat.

ASA | Asrul Sani Abu, S.E., M.M.
Penulis buku, pengurus APINDO dan ALFI Sulselbar

Tags: MRI
Previous Post

Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Masyarakat Tenang Karena Semua Sesuai Aturan

Next Post

Film Semua Akan Baik-Baik Saja Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Film Semua Akan Baik-Baik Saja Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

Film Semua Akan Baik-Baik Saja Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com