JAYAPURA – Polres Jayapura terus mendalami kericuhan yang terjadi usai laga babak play off promosi antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua.
Dalam upaya mengungkap penyebab dan pihak yang terlibat dalam insiden tersebut, polisi kini berkoordinasi dengan pengelola stadion untuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang ada di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, Alamsyah Ali, mengatakan proses olah tempat kejadian perkara (TKP), baik di dalam maupun luar stadion, telah selesai dilakukan tanpa hambatan.
Namun, ia mengakui rekaman CCTV menjadi bukti penting yang dibutuhkan untuk mempercepat proses penyelidikan, sayangnya sistem pengawasan di stadion disebut tidak berfungsi secara optimal.
“Jadi memang terus terang CCTV di stadion itu tidak berfungsi dengan baik sehingga belum mendukung kami. Untuk itu kami akan melakukan koordinasi dengan pihak pengelola stadion,” ujar Alamsyah.
Menurutnya, polisi akan terus mengumpulkan setiap informasi yang berkaitan dengan kericuhan tersebut, termasuk hasil pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan.
“Kemudian untuk olah TKP sudah selesai dilakukan dan hasilnya sementara dicatat oleh tim termasuk pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan terkait dalam kerusuhan tersebut,” katanya.
Selain itu, polisi juga tengah mendata dan mengumpulkan barang bukti berupa kendaraan roda dua maupun roda empat yang terbakar di area stadion sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Alamsyah mengatakan data kendaraan yang terbakar nantinya akan dipublikasikan untuk membantu proses identifikasi dan penelusuran pelaku.
“Kami juga berharap jika ada warga yang melihat oknum masyarakat yang membakar kendaraan bisa melaporkan kepada polisi,” tambahnya.
Kericuhan di area Stadion Lukas Enembe pecah tak lama setelah pertandingan antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC berakhir. Insiden tersebut memicu aksi pembakaran sejumlah kendaraan yang berada di sekitar stadion dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.







