JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengkaji pengadaan sepatu bagi siswa dalam program Sekolah Rakyat (SR) dengan nilai anggaran mencapai Rp27 miliar. Kajian ini dilakukan menyusul sorotan publik terhadap rencana harga sepatu yang disebut mencapai Rp700.000 per pasang.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi, khususnya pada program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.
“Sebagai bentuk dukungan pada program sekolah rakyat, KPK melalui Direktorat Monitoring saat ini sedang melakukan kajian,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK seperti dikutip dari Beritasatu.com.
Ia menegaskan bahwa penguatan pencegahan korupsi menjadi hal krusial, mengingat sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) masih memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.
Berdasarkan data KPK periode 2004 hingga 2025, tercatat 446 dari total 1.782 perkara berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. Jumlah ini menjadi yang terbesar kedua setelah kasus suap dan gratifikasi yang mencapai 1.100 perkara.
Selain itu, KPK juga terus memperkuat pengawasan melalui berbagai instrumen, termasuk survei penilaian integritas (SPI). Dalam dua tahun terakhir, skor SPI Kementerian Sosial Republik Indonesia mengalami penurunan dari 79,16 pada 2024 menjadi 75,79 pada 2025, yang masuk kategori “waspada”.
Secara rinci, skor pengelolaan PBJ di Kemensos pada SPI 2024 berada di angka 67,66. Meski meningkat pada 2025, penilaian dari kalangan ahli masih tergolong rendah, yakni 69,94.
KPK pun mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem yang menjunjung prinsip transparansi, integritas, dan akuntabilitas. Partisipasi masyarakat dinilai penting dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul telah memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut. Ia menegaskan bahwa angka Rp700.000 per pasang sepatu masih sebatas perencanaan awal dan belum final.
“Setiap anggaran itu direncanakan terlebih dahulu, lalu melalui pengadaan yang dilelang secara terbuka. Hasilnya biasanya lebih rendah dari perencanaan,” kata Gus Ipul saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Kedung Cowek Surabaya, Minggu (3/5/2026).
Ia memastikan harga sepatu kemungkinan akan turun setelah proses lelang dilakukan. “Kalau sekarang disebut Rp700.000, nanti hasilnya bisa jauh di bawah itu,” tegasnya.







